SuaraRiau.id - Penampakan awan berbentuk unik yang muncul di langit kota Kediri, Jawa Timur belum lama ini jadi perbincangan di media sosial.
Pengguna internet terlihat menyorot bentuk awan itu, disebut-sebut menyerupai sesuatu. Hal ini diketahui dari unggahan @nenk_update di Instagram.
Unggah tersebut terdiri dari video dan sejumlah foto yang menunjukkan penampakan awan.
Terlihat sebuah gumpalan awan yang berbentuk nyaris bulat, tercetak di hamparan awan tipis.
Berdasarkan informasi yang dibagikan oleh nenk_update, awan berbentuk unik itu muncul pada Selasa (1/12/2020), di hari yang sama dengan Gunung Semeru mengalami erupsi.
Melalui caption unggahannya, akun nenk_update menganggap awan tersebut berbentuk seperti bola mata.
Postingan soal awan ini langsung mendapatkan beragam reaksi dari warganet. Kolom komentar pun penuh dengan penilaian publik soal bentuknya.
"Bentuknya mirip bola mata yang penuh luka," celetuk akun @fie****
"Bola mata apaan bulet doang," kata @ama****
"Itu lebih mirip telur asin sih menurutku," ujar @dya****
"Tanda-tanda akhir tahun," timpal @yan****
Dosen Fakultas Dakwah – Institut Agama Islam (IAI) Tribakti Lirboyo Kediri Imam Mubarok Muslim, turut angkat bicara soal kemunculan awan aneh tersebut. Menurutnya, awan itu bisa berkaitan dengan rangkaian kejadian alam sebelumnya, dikutip dari SuaraJatim.id.
Ia mencontohkan, adannya Gerhana Bulan Penumbra dan kejadian alam lainnya, misalnya aktivitas gunung berapi, mulai dari Gunung Merapi, Gunung Semeru.
"Ini menunjukkan kekuasaan Allah dan jangan disalahartikan mata Dajjal atau digambarkan dengan apapun dan tidak boleh disamakan. Ini hanya kekuasaan Allah yang luar biasa," kata Gus Barok, panggilan akrabnya.
Seharusnya, kata dia, fenomena-fenomena seperti itu menyadarkan manusia tentang kekuasaan Allah.
"Misalnya malam kita tertidur dan Allah menghidupkan kembali pada pagi hari. Atau melihat gunung yang tinggi menjulang atau aliran sungai yang mengalir dan lain sebagainnya atau melihat kelahiran bayi dan kematian," kata pria berdandan nyentrik ini.
Masih kata Gus Barok, Firman Allah tentang awan ini bisa dilihat di : QS Faathir (35): 9. "Dan Allah, Dialah yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan awan, maka Kami halau awan itu ke suatu negeri yang mati lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya dengan hujan itu. Demikianlah kebangkitan itu," tutupnya.
Berita Terkait
-
Bertaruh Nyawa di Arus Lahar Semeru, Aksi Heroik Polisi Lumajang Gendong Siswa SD Demi Bisa Sekolah
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
-
Tradisi Megengan Kediri: Kenduri Jawa Menyambut Bulan Ramadan
-
5 Kepribadian Orang yang Menyukai Langit, Ini Tanda dan Karakternya
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Tutup Tahun 2025, BRI Cetak Laba Rp57,132 Triliun dan Komitmen Dukung Asta Cita Pemerintah
-
Wanita 65 Tahun di Tualang Siak Tewas Dihabisi Anak Kandung
-
Riau Petroleum Rokan Salurkan Bantuan Safari Ramadan Pemprov di Kampar
-
Mahasiswa Bacok Mahasiswi, UIN Suska: Pelaku Tak Terdeteksi Bawa Kapak ke Kampus
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Kamis 26 Februari 2026