SuaraRiau.id - Debat Pilkada serentak menurut pengamat Komunikasi Politik Riau, Aidil Haris menyebut tidak efektif.
Menurutnya, berkaca dari kampanye daring yang tidak diminati oleh Paslon selama masa kampanye Pilkada 2020, ia meragukan pemikiran serta visi misi yang dilakukan di debat nanti dapat diakses maksimal oleh calon pemilih.
"Bicara efektivitas sebenarnya tidak efektif, karena yang hadir juga sangat terbatas. Tapi karena ini sudah ada di aturan mau tidak mau KPU harus menjalankan," ujar Aidil kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (10/11/2020).
Aidil juga menilai ketiadaan panelis di debat kali ini juga membuat bedah visi misi masing-masing paslon tidak efektif karena hanya menjawab pertanyaan yang sudah disiapkan oleh tim materi.
"Bedahannya (visi-misi) kurang tajam nanti. Itu pula yang menjadi kelemahannya" ujarnya.
Meski demikian ia berharap KPU dapat memaksimalkan distribusi penyiaran debat ini nanti. Pemaksimalan sosial media disebutnya dapat meningkatkan kualitas sebaran siaran langsung yang dilakukan di televisi lokal.
Ia berharap debat ini tidak menjadi sekadar pelaksanaan kewajiban oleh KPU saja.
" Harapan kita debat ini tidak jadi sekadar ala kadar saja tapi punya arti penting untuk mengetahui bagaimana kualitas masing-masing paslon" tutupnya.
Debat Pilkada serentak pertama akan dilangsungkan malam ini. Lima pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hulu akan saling berdebat meyakinkan para calon Pemilihnya.
Debat tersebut akan dilangsungkan di Pekanbaru dan akan disiarkan secara langsung melalui TVRI dan dapat disaksikan dengan online streaming di Facebook dan YouTube KPU Indragiri Hulu serta KPU Riau.
Berita Terkait
-
Warga Natuna Diduga Jadi Tentara Bayaran, Lapangan Kerja di Perbatasan jadi Sorotan
-
Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?
-
Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat
-
Update Karhutla Riau: Siak Tuntas, Kerumutan 4 Hari Tanpa Titik Api
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit
-
Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya
-
Jejak Herry Heryawan di Riau, Naik Pangkat saat Karhutla Masih Jadi Sorotan
-
Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi Empat Tahun Penjara
-
BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026