SuaraRiau.id - Hubungan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dengan Partai Masyumi juga berlanjut ke daerah.
Di Riau, relasi tersebut diwakilkan pada sosok Wan Abu Bakar. Adapun Wan Abu merupakan salah satu deklarator KAMI di Provinsi Riau.
Diketahui, mantan Gubernur Riau ini merupakan salah satu dari 34 calon dewan syuro Partai Masyumi.
Menurut Inisiator Masyumi Riau, Muhammad Navis, Wan Abu Bakar masuk sebagai kandidat dewan syuro lantaran terlibat kegiatan inisiasi Partai Masyumi di Provinsi Riau.
"Pak Wan merupakan ketua Persiapan Pendirian Partai Islam Ideologis Masyumi di Provinsi Riau. Dan dia masuk dalam 34 calon dewan syuro Masyumi," ungkapnya.
Adapun KAMI Riau di deklarasikan pada Jum'at (16/10/2020) melalui taklimat. Kelompok ini hadir sebagai bentuk kegelisahan terhadap pemerintah pusat terhadap sejumlah isu, diantaranya soal bidang ekonomi, politik, sosial, hukum, HAM, hingga sumber daya alam.
Wan Abu sendiri mengatakan munculnya Partai Masyumi merupakan bentuk kegelisahan atas aspirasi umat Islam di panggung negara.
Menurutnya persoalan umat saat ini tidak sebatas urusan haji, puasa atau beribadah semata.
"Tapi, juga merebut kekuasaan melalui jalur konstitusi. Partai Islam yang ada saat ini tidak membuat menyatukan seluruh umat, nah di Masyumi ini semuanya bersatu dan kita raih kekuasaan," imbuhnya.
Terpisah, pengamat politik dari Universitas Islam Riau, Panca Setyo Prihatin, menilai afiliasi KAMI dengan Partai Masyumi dapat dihubungkam melalui kesamaan narasi emosi. Ini terlihat dari profil anggota Masyumi dan KAMI yang mengkritik pemerintah.
"Kenapa mereka mengkritik, karena adanya anggapan bahwa pemerintah tidak responsif terhadap suara mayoritas. Itu terlihat dari pendekatan hukum misalnya, dimana dalam kebebasan berekpresi kritikan justru dibungkam. Sehingga pada giliranya membentuk politik identitas. Ini kita itu mereka," urainya.
Kontributor : Satria Kurnia
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Danantara Housing Expo 2026: BRI Tawarkan KPR Dengan Bunga Mulai 2,75%
-
Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik