Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno | Hernawan
Selasa, 10 November 2020 | 12:55 WIB
Mantan Wapres Jusuf Kalla bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. [Suara.com/Putu Ayu P]

Kabar tersebut kemudian direspons langsung oleh Juru Bicara Jusuf Kalla, Husein Abdullah yang mengatakan informasi itu tidak benar.

Pasalnya, Jusuf Kalla datang ke tanah suci untuk menghadiri beberapa agenda, bukan untuk berbincang langsung dengan Habib Rizieq.

"Kawan-kawan ini kadang dengar ini itu terus ngetwit, terus bikin cocoklogi kemudian dengan segala retorika diksi berlindung dibalik penggunaan kata pengganti," ungkap Husein menyoroti Ferdinand Hutahaean.

"Tapi persoalannya waktu tiba di publik itu milik publik dan bisa kemana-mana. Kalau kita tidak bertanggung jawab, orang lain dirugikan. Hal-hal seperti ini harus jadi perhatian setiap orang," sambung dia.

Baca Juga: Tak Takut Siapapun, Sekjen MUI: Sulit Cari Tandingan Habib Rizieq

Husein Abdullah kemudian mengungkapkan, tujuan Jusuf Kalla datang ke Arab Saudi merupakan bagian dari misi perjalanan kemanusiaan untuk bertemu Paus Fransisku di Vatikan.

Bersama dengan sejumlah tokoh lainnya, mereka membicarakan proyek terkait acara penghargaan kemanusiaan yang apabila dibicarakan secara virtual kurang bisa sampai.

Saat di Riyadh, Jusuf Kalla menyaksikan pendatanganan Museum Rasulullah yang akan segera dibangun di Jakarta. Tidak ada hubungannya dengan Habib Rizieq sama sekali.

Bahkan, Husein Abdullah dengan tegas mengatakan Jusuf Kalla tidak sama sekali bertemu atau berkomunikasi dengan Imam Besar FPI tersebut.

Baru setelahnya, Jusuf Kalla melangsungkan umrah di Makkah dengan segala keterbatasan lantaran situasi pandemi Covid-19.

Baca Juga: Pemprov DKI Angkat Tangan, Tak Mau Suruh Habib Rizieq Isolasi Mandiri

Tidak ada. Disitu sudah jelas agendanya bertemu Liga Muslim Dunia yang menjadi sponsor atau yang mewadahi pembangunan museum. Ini misi yang sangat suci, dari Vatikan, Riyahd, Makkah, lalu balik Tanah Air. Itu 2-3 hari," ucap Husein.

Load More