Berikut 5 profesi yang banyak dicari milenial di startup mengutip dari siaran pers Institut Teknologi Batam (ITEBA) yang diterima Suara.com, baru-baru ini.
- Web Developer
Profesi yang satu ini sudah tak asing lagi di dunia startup. Pasalnya, setiap startup bisa dibilang pasti membutuhkan Website Developer untuk membangun dan mengembangkan bisnisnya dengan teknologi.
Website Developer adalah seorang programmer yang dapat membuat program dan aplikasi untuk web.
Profesi ini cocok bagi para lulusan teknik informatika atau teknik komputer. Umumnya, Website Developer terdiri atas tiga sub bagian, yaitu Frontend Developer, Backend Developer, dan Fullstack Developer.
Gaji Web Developer yang ditawarkan startup bervariasi, rata-rata berkisar di angka Rp 5–20 juta per bulan. Hal itu tergantung dengan seberapa tinggi skill yang kamu miliki.
- Sales & Business Development
Bekerja di startup mungkin menjadi impian anak-anak muda masa kini. Selain membutuhkan profesi-profesi yang berkaitan dengan teknologi, nyatanya startup juga membutuhkan manusia yang mahir menyiapkan strategi bisnis. Hal itu menjadikan pasukan Sales dan Business Development juga sering dicari startup.
Di perusahaan startup, Sales & Business Development berperan dan bertanggung jawab terhadap target dan strategi bisnis jangka panjang.
Tak hanya itu, biasanya profesi ini juga menjaga hubungan baik antara perusahaan dengan investor atau klien. Umumnya, Sales & Business Development di perusahaan startup menerima gaji sekitar Rp 5-15 juta setiap bulannya.
- Marketing & PR
Perusahaan startup juga membutuhkan orang-orang yang pintar berkomunikasi. Hal itu bertujuan untuk memasarkan produk mereka di pasaran.
Baca Juga: Tarik Generasi Milenial, Kementan Ubah Image Bisnis Pertanian
Di dunia startup, Marketing dan Public Relation pun terbagi menjadi dua, yaitu online dan offline. Namun, kedua subprofesi tersebut mengeksekusi tugas yang sama, mulai dari pemasaran produk hingga membuat campaign yang menarik perhatian pelanggan.
Profesi ini cocok ditempati oleh para lulusan Komunikasi. Hal itu disebabkan profesi ini sangat menuntut orang-orang yang pandai berbicara dan mempunyai ide-ide kreatif.
Semakin tinggi tingkat kreativitas sebuah produk dipasarkan, semakin banyak pula minat para pelanggan. Di startup, profesi ini biasanya memperoleh gaji sekitar Rp 5-10 juta.
- Mobile Developer
Banyak startup bermunculan dengan basis aplikasi. Hal itu membuat startup membutuhkan banyak profesi Mobile Developer.
Profesi ini bertanggung jawab terhadap rekomendasi perubahan atau menambah fitur baru dalam aplikasi. Dalam pekerjaan ini, A/B testing atau uji coba sangat sering dilakukan. Hal itu membuat Mobile Developer cocok bagi kamu yang penasaran dengan cara kerja aplikasi.
Tentunya, profesi ini juga cocok bagi para lulusan teknologi informasi; teknik komputer, sistem informasi atau teknik informatika. Selain mengembangkan aplikasi, salah satu skill yang dibutuhkan untuk menduduki profesi ini adalah melakukan pengkodingan.
Rata-rata gaji yang ditawarkan untuk profesi ini berada di angka Rp 5–12 juta.
- Enterprise Software & Product Management
Bekerja di startup tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para karyawannya. Selain load pekerjaan yang tinggi, profesi di startup juga dituntut untuk bekerja cepat. Hal itu disebabkan ada banyak stakeholder di dalam startup yang ditujukan untuk menanam modal.
Enterprise Software & Product Management adalah profesi yang berkaitan langsung dengan para pemangku kepentingan internal maupun eksternal. Mereka mendukung kebutuhan bisnis melalui produk yang telah ditentukan perusahaan.
Profesi ini melakukan iterasi dan inovasi terhadap produk. Sejalan dengan tingkat kesulitan pekerjaan, profesi ini mendapatkan gaji di angka Rp 5-20 juta.
Dari lima profesi yang banyak dicari di startup, kamu tertarik yang mana?
Berita Terkait
-
Ribuan Mahasiswa Adu Inovasi Bisnis demi Tarik Minat Venture Capital
-
TPG Guru Non-ASN Ditargetkan Cair Senin, SP2D Disebut Sudah Siap
-
Mayoritas Gen Z dan Milenial Puas Kinerja Prabowo, Bagaimana dengan Lulusan Perguruan Tinggi?
-
Kemenekraf Bawa 6 Startup TIK ke Indonesia 4.0 Expo 2026, Buka Peluang Tembus Pasar Global
-
OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob
-
Sadisnya Anggota Polisi Riau, Habisi Nyawa Ibu Kandung di Siak
-
Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher
-
DBH Merosot 57 Persen, Transfer Pusat ke Daerah Riau Turun
-
Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi