SuaraRiau.id - Mapolsek Koto Gasib Kabupaten Siak Provinsi Riau kini mempunyai kolam ikan dan peternakan itik. Hal ini tak lepas dari ide Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan beserta personelnya.
Suryawan memanfaatkan lahan kosong di belakang kantornya. Pembuatan kolam dan peternakan itu dilakukan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.
“Saya meminta Bhabinkamtibmas Bripka Mahadir yang mengurus dan menjaganya, karena Polsek berada di wilayah Pangkalan Pisang dan Mahadir sebagai Bhabinkamtibmas Pangkalan Pisang,” terang Kapolsek, Jumat (6/11/2020).
Ternyata kerja sama yang baik diperlihatkan seluruh personel yang kebetulan sedang dinas atau piket.
Kata Kapolsek, berada di kolam atau mengurus itik menjadi hiburan tersendiri bagi dirinya dan para anggotanya.
Dibantu seorang mualaf
Polsek Koto Gasib tidak sendirian, mereka dibantu seorang mualaf bernama Nurani Zai (49) untuk mengelola kolam dan peternakan itiknya.
"Ternyata jika diurus dengan baik, dengan pakan yang cukup, itik-itik bisa cepat bertelur. Alhamdulillah, dalam waktu yang tidak terlalu lama, puluhan itik-itik itu setiap hari bertelur," kata Suryawan.
Lanjut Kapolsek, hal itu sekaligus menambah pendapatan Nurani di tengah pandemi Covid-19 seperti ini.
“Nurani sangat terbantu, dia bisa memasarkan telur-telur itik itu di pasar terdekat. Atau menjualnya kepada warga sekitar dalam bentuk telur asin,” sambungnya.
Lebih jauh dikatakannya, Nurani itu di rumahnya juga beternak itik. Itik bantuan dari Polsek dan Polres, sekaligus diajarkan cara membuat telur asin.
Kapolsek mengaku kolam ikan dan ternak itik milik Polsek juga dikelola warga. Sehingga, menurutnya, hubungan dengan warga tetap solid dan terus terjaga.
Tak hanya menyediakan tempat beternak, Polsek juga selalu memantau dan mengedukasi warga tentang cara pengolahan hasil agar bernilai ekonomis.
Berita Terkait
-
Usai Sertifikat Mualaf Dicabut Hanny Kristianto, MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut Hanny Kristianto, Mualaf Center Indonesia Kena Getahnya
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Hari Ini BRI Bayar Dividen, Segini Jumlahnya
-
Mendorong Perempuan Berdaya, PNM dan MES Berkolaborasi lewat Program Mba Maya
-
SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid
-
BRILink Agen Capai 1,18 Juta, Perluas Layanan Keuangan hingga Pelosok Desa
-
Holding Ultra Mikro BRI Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha di Indonesia