Dari situlah, bocah yang masih berusia 13 tahun ini kemudian mendalami seluk beluk hacking, mulai dari teknik yang paling dasar hingga yang perlu pemahaman ekstra. HK mempunyai cita-cita untuk bisa terus mengembangkan kemampuannya di bidang IT supaya dapat dimanfaatkan untuk masa depannya.
"Ya bakal dikembangkan lagi, biar terus bisa membuat web. Semacam jadi web developer atau perancang website," harapnya.
Orangtua kaget
Sebagai orang tua, Unang Shio Peking, ayah dari HK, mengaku sempat kaget dengan kemampuan yang dimiliki oleh anaknya itu. Sebab, dari sisi keluarganya, ibunya serta saudara-saudaranya memang tidak mempunyai kemampuan yang mumpuni dalam bidang IT.
Awalnya, Unang hanya mengira anaknya itu kecanduan bermain gim karena memang punya banyak waktu luang. Namun dugaannya salah, justru anaknya sedang belajar untuk mendalami teknik hacking.
"Saya sudah konsultasi dengan beberapa ahli IT, bahwa ternyata memamg kemampuan anak saya ini di atas rata-rata. Jadi tidak semua anak dibangku SMP kelas 2 ini, walaupun ada panduan dan contoh, tidak lantas semua bisa melakukan ini [hacking], sebut Unang.
Melihat potensi dan resiko yang ada dari kemampuan hacking tersebut, Unang mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar mendapat bimbingan. Hal itu guna tetap mengarahkan anaknya kepada hal-hal yang positif bukan malah terjerumus menjadi hacker yang merugikan.
"Saya justru titip kepada pihak kepolisian agar kemampuan anak saya ini bisa on the track. Artinya tidak bermasalah dan positif," tuturnya.
Unang sangat mewanti-wanti anaknya untuk terus belajar namun tidak sampai melanggar hukum. Menurutnya komunikasi harus terus terjaga sehingga dapat dikoordinasikan dengan baik pula.
"Silakan belajar tapi jangan sampai melanggar hukum. Intinya saya minta anak saya untuk selalu cepat berkoordinasi dengan saya bila menemukan sesuatu. Sebab memang saya sendiri tidak paham, kalau ada temuan bisa bilang ke bapaknya terus nanti diupayakan agar bisa berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," pesannya.
Berita Terkait
-
Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN
-
Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film
-
Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba
-
Ultimatum Kapolda DIY! Mahasiswa Tuntut Minta Maaf Soal Framing Video 'Cairan Merica'
-
SEMA UGM Bongkar Kebohongan Konten Polda DIY: Itu Tim Medis Bawa Mylanta, Bukan Merica
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Lagi dan Lagi, Pekanbaru Perpanjang Pembelajaran Daring Gegara Kabut Asap
-
Satgas Udara Gempur Karhutla Inhil dan Inhil dengan 3 Heli Water Bombing
-
Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis
-
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap
-
Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal