SuaraRiau.id - Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau menurun drastis per Senin (2/11/2020). Pada hari itu, terdapat penambahan pasien 11 kasus.
Sementara, total terkonfirmasi tercatat 14.481 kasus. Kabar baiknya pasien yang sembuh masih terus bertambah 159 orang, sehingga totalnya 11.561 orang sembuh.
Melansir mediacenter.riau.go.id, pasien yang meninggal dunia bertambah 2 orang, total 340 meninggal akibat Covid-19.
Dikatakan Direktur RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dr Nuzelly, terjadinya penurunan kasus positif Covid-19 di Riau ini, karena hari libur panjang dan banyak orang yang tidak melakukan tes swab.
Sehingga sampel swab yang masuk tidak sebanyak hari biasanya.
“Kemarin ada yang istirahat, dan kita setiap hari ada yang kerja. Nah, di masa libur panjang ini orang jarang yang melakukan pemeriksaan, dan yang ada di biomolekuler istirahat, dan kita disinfeksikan semua ruangan, pembersihanlah, kan proteksi," kata dr Nuzelly.
Sesuai arahan Gubernur, lanjutnya, pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19, dimulai dari hulu. Sehingga akan terjadi kejelasan bagaimana penyebaran Covid-19 dan pencegahan.
"Termasuk tes swab mandiri yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Riau. Dimana terdapat penambahan cukup tinggi dari perusahaan," ungkapnya.
Pihaknya bersama ahli epidemologi memberikan masukan bagaimana positif Covid-19 ini terjadi. Seandainya ada pemeriksaan di perusahaan dan banyak yang positif.
Jadi menurut dia, ada analisa secara epidemologi memperdalam data, terhadap pemeriksaan swab mandiri di perusahaan.
"Sehingga hulu kita selesaikan dengan treatment yang ada didata. Di hilir juga kita lakukan treatment seperti ini, sehingga semuanya tercatat dalam data,” terang Nuzelly.
Berita Terkait
-
Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi
-
Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV
-
Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu Akibat Kabut Asap, 12 Pesawat Delay
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai
-
Antrean Solar Mengular, Polisi Temukan Gudang Penimbunan BBM di Pekanbaru
-
Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing