SuaraRiau.id - Pada liburan panjang ini, Pantai Padang terpantau ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (29/10/2020).
"Saat libur sekarang ini, Pantai Padang ramai dikunjungi oleh pengunjung seperti dari Jambi, Aceh, Medan, Payakumbuh, dan Bukittinggi," kata seorang jasa foto bernama Yuli yang biasa menawarkan jasa fotonya di sekitaran Pantai Padang.
Biasanya, kata Yuli, pengunjung ramai datang pada saat pagi hari dan sore hari namun pada siang hari pengunjung yang datang hanya sedikit.
"Biasanya pengunjung hanya ramai datang pada pagi mulai pukul 07.00 WIB dan sore hari pada pukul 17.00," katanya seperti yang dikutip Antara.
Ia menyebutkan rata-rata pengunjung yang datang pada pagi hari biasanya untuk berolahraga, sedangkan yang datang pada sore hari biasanya mereka menikmati pemandangan sore dan untuk melihat sunset.
Meski jumlah wisatawan yang datang ke Pantai Padang meningkat, menurut dia, yang memakai jasa fotonya hanya sedikit.
"Seharian ini hanya delapan orang saja yang memakai jasa foto karena mereka lebih banyak berfoto dengan telepon selulernya," ujarnya.
Sementara itu, pengunjung wisata Surbakti (49) asal Medan mengaku sengaja datang berlibur ke Pantai Padang karena ingin menikmati keindahan pantai tersebut.
"Saya baru pertama kali datang ke tempat ini dan menurut saya pemandangan di sini cukup bagus," katanya.
Meski Pantai Padang cukup bagus, menurut dia, kebersihannya kurang terjaga karena relatif banyak sampah di tepi pantai berserakan serta tidak tersedianya tempat membuang sampah.
Walaupun masih dalam situasi pandemi Covid-19, dia mengaku tidak takut pergi berlibur ke Padang bersama istri dan anak-anaknya karena merasa sudah sangat bosan akibat terlalu lama berada di rumah. (Antara)
Berita Terkait
-
Sumatera Barat Masuk Peta Besar Pengembangan Jaringan Kereta Sumatra
-
Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
-
WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu