SuaraRiau.id - Perkembangan media sosial dimanfaatkan banyak orang untuk mengeksplorasi kemampuannya untuk mengungkapkan pendapatnya.
Banyak cara dilakukan, tak terkecuali hal yang dilakukan Burhani Annas, seorang ilustrator asal Sumatera Barat (Sumbar) yang kini tinggal di Pekanbaru, Riau.
Annas, begitu akrab dipanggil, lewat akun Instagram @burhaniannas mengunggah karya-karya sketsa pensilnya dengan tema beragam. Gaya kritikan sosial dengan visual sketsa menjadi pilihannya dalam berkarya.
"Sanggupnya baru sebatas kategori umum khususnya media sosial. Masalah politik terlalu sensitif untuk dibahas," kata Annas saat dikonfirmasi Suara.com, Minggu (25/10/2020).
Pengambilan sudut pandang kritikan menurutnya berasal dari ketidakpuasan batin saja melihat situasi yg terjadi. Karena, tambahnya, jauh berbeda dengan kebiasaan ataupun kebahagiaan yang didapat semasa kecil dulu.
Sejauh ini, karya-karya dirinya berasal dari respons situasi dan bacaan yang ia dapatkan.
"Observasi nggak terlalu mendalam. Hanya pendapat pribadi yg diungkap melalui gambar," jelasnya lagi.
Dalam pantauan Suara.com di Instagram-nya, selain dari dalam negeri, komentar-komentar justru banyak datang dari warganet yang berasal dari luar negeri.
"Iya, akun luar (negeri). Jadi followers sekarang bisa dibilang 80 persen orang luar negeri," ungkap Annas.
Kata Annas, dirinya mengaku hobi menggambar sejak kecil. Pelajaran merupakan mata pelajaran yang unggul sejak dirinya di sekolah dasar.
"Lanjut kuliah seni sebagai pendalaman," kata alumni Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) angkatan 2008 ini.
Pria kelahiran Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam Sumbar ini mengaku sudah sekitar 4 tahun mengunggah karyanya media sosial terutama di Instagram.
Dirinya saat ini merasa senang, ilustrasinya banyak direspons positif banyak orang, terutama yang seusia. Selain sketsa kritkan, di akunnya juga tak sedikit mengunggah sketsa wajah.
"Kalo yang Generasi Z sering menyerbu lewat DM (dirrect message) dengan sedikit kritikan," ceritanya.
Untuk diketahui, karya-karya Annas saat ini banyak di-repost di Instagram terutama akun berbahasa Inggris.
Berita Terkait
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Sumatera Barat Masuk Peta Besar Pengembangan Jaringan Kereta Sumatra
-
Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro