SuaraRiau.id - Pemakaian masker saat berolahraga menimbulkan sedikit ketidaknyamanan. Tapi bagaimana bila kegiatan dilakukan di tempat yang sepi?
Bolehkah masker dilepas sementara, lalu dipakai lagi ketika berpapasan dengan orang lain?
Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) telah mengeluarkan rekomendasi tentang tingkat risiko berlatih fisik dan olahraga, salah satunya agar tetap menggunakan masker dan menggunakan alat sendiri.
"Untuk berlatih di luar rumah rekomendasi perhimpunan adalah tetap menggunakan masker dengan intensitas yang disesuaikan," kata Residen Kedokteran Olahraga Freddy Ferdian kepada Antara beberapa waktu yang lalu.
Nyatanya, jika seseorang berolahraga di luar ruangan yang sepi, lalu menurunkan sebentar masker karena menganggap lingkungan aman, ada beberapa risiko yang dapat timbul.
"Ketika masker diturunkan ke arah bawah dagu, sebenarnya masker menyentuh area tubuh yang 'terkontaminasi', area tubuh yang awalnya tidak tertutup masker dan berpotensi sudah tercemar droplet atau aerosol dari orang lain," jelas Freddy.
Masalah juga dapat timbul ketika masker dilepas dan disimpan. Semakin sering dilepas dan memakai masker, lalu menyimpannya di berbagai tempat, apalagi bukan tempat khusus yang bersih, potensi kontaminasi dan droplet yang menempel juga semakin tinggi.
Selain itu, aerosol yang hampir tak terlihat berada di udara jauh lebih lama dibandingkan droplet.
Maka, dia menyarankan untuk tetap berjaga-jaga ketimbang menyesal kemudian hari dengan memakai masker demi menjaga diri sendiri dan orang lain.
Risiko melepas pasang masker juga diutarakan oleh dokter Muliadi Limanjaya. Dokter umum dari RS Pondok Indah Bintaro Jaya mengatakan, masker yang digeser ke dagu bisa membuat bakteri pindah dari area hidung dan mulut ke dagu, pun sebaliknya ketika masker kembali digunakan.
Saat sudah mengenakan masker, sebaiknya kontak antara tangan dan masker seminimal mungkin. Bila memang harus melepas atau membuang, lakukan dengan prosedur yang benar.
Caranya, lepas masker secara perlahan dengan cara melepas tali elastis dari daun telinga sambil tetap menjauhkan masker dari wajah dan pakaian.
Hindari menyentuh bagian depan masker dengan tangan karena permukaan masker bagian depan adalah bagian yang mungkin telah terkontaminasi.
"Segera buang masker di tempat sampah tertutup setelah digunakan," kata Muliadi lewat surel.
Setelah itu, cuci tangan setelah menyentuh atau membuang masker tersebut. Gunakan air mengalir dan sabun atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol. (Antara)
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Smart Training Ubah Cara Masyarakat Menjalani Gaya Hidup Sehat
-
Apakah Boleh Olahraga saat Sakit? Ini Penjelasan Dokter agar Tak Salah Langkah
-
4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima
-
Lari Jadi Gaya Hidup, Busana Syar'i Tak Halangi Perempuan Aktif Berolahraga
-
5 Headphone dan TWS Terbaik untuk Olahraga: Nyaman Dipakai, Gak Gampang Copot
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Sampel Bangkai Paus Terdampar di Indragiri Hilir Dikirim ke BRIN
-
Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat
-
Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah