SuaraRiau.id - Unjuk rasa lanjutan penolakan UU Cipta Kerja Omnibus Law oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai organisasi membuat Polda Riau memasang pembatas kawat berduri di depan pintu masuk Mapolda, Selasa (13/10/2020).
Menurut pantauan Riauonline.co.id (jaringan Suara.com) di lapangan, petugas kepolisian sudah berkumpul di lobi Polda Riau untuk melakukan apel pengamanan aksi demonstrasi nanti.
Tidak hanya itu, sejumlah pedagang air tebu dan air mineral sudah berjejer mengambil posisi di samping Pos Gurindam 1 Polisi, depan Kantor Gubernur Riau.
"Kalau mereka (mahasiswa) haus, air tebu ada," ucap seorang pedagang sambil bercerita kepada teman pedagang lainnya, Selasa (13/10/2020).
Sebelumnya diketahui, Koalisi Rakyat Riau terdiri dari mahasiwa UIN Suska Riau, Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Muhammadiyah, Universitas Lancang Kuning, Universitas Abdurrab dan LP3I akan melakukan aksi demonstrasi pengesahan UU Cipta Kerja Omnibus Law.
Selain beberapa kampus di atas, ada juga STIKES Payung Negeri, STIKES Hangtuah, STIE AKBAR, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Kifayah Riau, Smartfast Global Education Pekanbaru, Forum Buruh, FPI, Front Pembela Bumi Lancang Kuning (FPBLK) dan Forum Riau Bicara yang akan ikut hadir menyampaikan aspirasi mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
PNM Raih Indonesia Most Trusted Companies, Bukti Patuh Tata Kelola Hulu ke Hilir
-
23 Juta Nasabah Terlayani, Dampak Bagi Keluarga Prasejahtera Semakin Nyata
-
Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian