SuaraRiau.id - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) mengerahkan 950 personel gabungan untuk mengawal pelaksanaan unjuk rasa mahasiswa, Rabu (7/10/2020).
Unjuk rasa mahasiswa kali ini dipusatkan di Gedung DPRD Sumbar terkait pengesahan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law).
Hal ini dikemukakan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu di Padang, sebanyak 950 personel terdiri personel Polda Sumbar dan Polresta Padang yang terdiri dari unit Samapta, Brimob dan lainnya yang akan mengamankan kegiatan.
“Kita bertugas untuk melakukan pengamanan agar aksi tersebut berjalan dengan baik dan aspirasi mereka dapat tersalurkan,” katanya seperti yang dilansir Antara, Rabu (7/10/2020).
Ia mengatakan pada Rabu pagi dalam upacara Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto menginstruksikan agar personel di lapangan jangan sampai memicu kerusuhan, namun mengawal pelaksanaan aksi.
Menurut dia, Polda Sumbar maupun Polres jajaran tidak mengeluarkan izin keramaian untuk unjuk rasa karena situasi pandemi Covid-19 yang terjadi.
Hal ini sebagai upaya agar tidak terjadi penyebaran virus saat aksi unjuk rasa atau pengumpulan massa di DPRD Sumbar.
"Kami tidak berikan izin keramaian namun untuk aksi akan kita lakukan pengamanan," katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Sumbar Raflis mengatakan pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatu untuk menyambut mahasiswa nanti.
Rencananya yang akan menemui mahasiswa adalah Ketua DPRD Sumatera Barat dan hanya lima mahasiswa yang akan masuk bertemu dengan perwakilan mahasiswa.
"Sesuai protokol kesehatan hanya lima orang yang akan bertemu dan menyampaikan aspirasi mereka," katanya.
Ia mengatakan sesuai dengan regulasi yang ada peserta aksi tidak diperkenankan memasuki halaman DPRD Sumbar namun hanya di luar pagar. (Antara)
Berita Terkait
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Menteri Kabinet Bayangan: Jangan Biarkan Mahasiswa Sendirian Melawan Kekuasaan
-
Mahasiswa Mundur Tertib Pukul 18.00 WIB, Massa Lain Masih Bertahan di DPR
-
Massa Padati Gedung DPR Tapi Tak Ada Mobil Komando, Mahasiswa Orasi Pakai Toa Seadanya
-
Warga Pati Bubar, Mahasiswa hingga Pelajar Lanjutkan Aksi di Depan DPR
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit
-
Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru
-
Bupati Afni Zulkifli Resmi Menjadi Ketua Partai Nasdem Siak
-
Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Buruk, Siswa Pulang Lebih Awal