SuaraRiau.id - Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Pekanbaru, melaporkan bahwa insentif para penggali makam penderita Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tengku Mahmud selama tujuh bulan belum bisa dibayarkan karena masih menunggu regulasi.
Kepala Dinas Perkim Kota Pekanbaru H Ardhani mengatakan pihaknya sudah menyiapkan Rencana Kegiatan Harian (RKH), namun Pemko Pekanbaru sedang mencari petunjuk teknis (juknis)-nya.
"Pemko kini sedang mencari juknisnya, apakah regulasinya ada di aturan Permenkes, Permendagri atau Pergub," kata Ardhani di Pekanbaru, Selasa (6/10/2020).
Ardhani juga menjelaskan, belum dibayarkannya insentif para penggali makam sejak awal pandemi Covid-19 mewabah di Pekanbaru dikarenakan menyangkut penggunaan anggaran negara.
"Karena ini anggaran negara tentu harus dipertanggungjawabkan jangan sampai menyalahi aturan," tambahnya.
Namun demikian, lanjut dia, Pemko Pekanbaru tetap memperhatikan nasib para penggali makam yang sudah bertarung maut dalam pekerjaannya.
"Jadi itu kendalanya, namun begitu ada regulasinya, boleh langsung diproses," katanya.
Ia mengatakan, saat ini tenaga penggali makam di Dinas Perkim sebanyak 14 orang. Terkait besaran insentif yang diajukan ia mengaku tidak tahu pasti nilainya.
"Bisa jadi per bulan, apakah per hari nanti kami lihat lah," kata dia
Sebelumnya diberitakan terdapat lima orang yang terlibat menjadi penggali kubur di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tengku Mahmud khusus pasien positif Covid-19.
"Sejak Maret hingga sekarang kami bekerja menggali makam jenazah Covid-19, belum dibayar," kata penggali makam, Subhan Zain. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Periksa Guru Besar hingga Rektor UIN Suska Riau
-
Mobil Pelangsir BBM Terbakar Hanguskan SPBU, Polisi Pelalawan Didesak Usut Tuntas
-
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumbar, Getaran Kuat Terasa di Padang
-
Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap, Penerbangan di Bandara SSK II Normal
-
Bos Toko Emas di Kampar Tampung Hasil PETI, Nilai Transaksi Rp1,5 Miliar