SuaraRiau.id - Pemerintah Kota Pekanbaru di Provinsi Riau akan mendukung operasi Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II milik Yayasan Dokter Peduli untuk kegiatan bakti sosial.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy mengatakan nantinya rumah sakit apung akan menyediakan pelayanan kesehatan gratis bagi warga, termasuk pelayanan bedah minor.
Ia mengatakan bahwa saat ini pengelola rumah sakit apung masih melengkapi dokumen untuk mengurus perizinan operasi.
Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru Azwan mengatakan, pemerintah kota sudah mengadakan pertemuan dengan tim rumah sakit apung pada Kamis (24/9/2020) membahas perizinan dan dukungan dari pemerintah.
"Kita sudah berkoordinasi dengan rumah sakit apung terkait bakti sosial dari dokter yang peduli terkait surat permohonan dukungan," kata Azwan, Sabtu (26/9/2020)
Menurut dia, pemerintah kota mengkoordinasi instansi pemerintah untuk memberikan dukungan tenaga medis, bahan bakar minyak, tenda peleton, dan air bersih untuk pelayanan rumah sakit apung.
Pemerintah kota, ia mengatakan, juga sudah meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan membantu pengelolaan limbah medis serta meminta bantuan kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk mendukung pengamanan operasi rumah sakit apung.
"Intinya adalah bagaimana Rumah Sakit Apung ini beroperasi maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Pekanbaru," katanya.
Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II yang tiba dari Surabaya pekan lalu saat ini sandar di Sungai Siak di Kota Pekanbaru. Rumah sakit apung itu dilengkapi dengan 30 kamar dan peralatan pendukung pelayanan kesehatan.
Baca Juga: Tol Pekanbaru-Dumai Telah Diresmikan, Ini Pesan Jokowi untuk Riau
Antara
Berita Terkait
-
Mau Coba Tol Pekanbaru-Dumai? Dua Minggu Gratis Mulai Hari Ini
-
ASN Tak Netral: Ada Camat, Plt Kepala Dinas, Apa Mereka Tak Paham Aturan
-
Arahan Menkes, Bed ICU RS Darurat Wisma Atlet Bakal Dikurangi, Mengapa?
-
Tol Pekanbaru-Dumai, Jalur Unik dengan Lima Perlintasan Gajah
-
Riau Tambah 195 Positif Covid-19, Sembuh 174 dan 5 Meninggal
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kebakaran Hanguskan Belasan Toko di Peranap Indragiri Hulu
-
Giliran 3 ASN Pemprov Riau Diperiksa di Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Rabu 25 Februari 2026
-
Daftar Harga Sawit Mitra Plasma Riau Periode 25 Februari-3 Maret 2026
-
Viral Video Bocah di Pekanbaru Diduga Dipukuli Oknum Polisi