Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Senin, 14 September 2020 | 08:15 WIB
Ustaz Abdul Somad bersama Syekh Ali Jaber [Twitter @UAS_AbdulSomad]

SuaraRiau.id - Syekh Ali Jaber ditikam AD (24) ketika memberikan tausiyah di Masjid Falahuddin, Bandarlampung, Minggu (13/9/2020) sore.

Ulama Syekh Ali Jaber menderita luka di bagian atas tangan kanan.

Dikabarkan, Syekh Ali Jaber melindungi pelaku dari amukan massa yang berada di kawasan masjid.

Syekh Ali Jaber mengharapkan warga menyerahkan pelaku kepada pihak berwajib agar diproses secara hukum.

Sahabat Syekh Ali Jaber, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengunggah foto ketika dulu bertemu dengan Syekh Ali Jaber dan memujinya sebagai seorang tokoh agama yang memiliki banyak kelebihan, di antaranya dakwah-dakwahnya disampaikan dengan santun.

"Senang mengenal mereka berdua, hafal al-Qur'an, dakwahnya santun, akhlaq mereka luar biasa. Semoga Allah mengangkat derajat mereka," kata UAS melalui akun Instagram-nya yang dikutip Suara.com.

Peristiwa penikaman di Bandarlampung membuat sebagian publik khawatir dengan keselamatan para ulama. Seorang netizen meminta UAS yang punya banyak pengikut untuk meningkatkan keamanan sebagai antisipasi kejadian yang dialami Syekh Ali Jaber terulang.

"Ustaz bukan maksud untuk menggurui, tapi tolong kalau ustaz lagi dakwah tolong ditingkatkan lagi keamanannya ya taz. Bila perlu ajaklah orang yang punya kemampuan beladiri di samping ustaz untuk jaga-jaga kalau ada orang yang niat buruk, barakallah ustaz," kata netizen.

Netizen berharap keselamatan para ulama selalu terlindungi dari perbuatan jahat. Mereka juga berharap negeri ini menjadi negeri yang penuh perdamaian.

"Yaa Allah yaa Rabb, lindungilah dan jagalah para ulama dan guru-guru kami semua dari segala macam fitnah, kejahatan, dan tindakan kekerasan apapun, perkuatkanlah Islam, Iman, dan Ihsan di hati kami semua umat muslim serta para ulama kami, berkahilah kami dan negeri kami dengan rahmat, anugerah, dan kasih sayang dari-Mu ya Allah, aamin aamiin yaa rabbal 'aalamiin," katanya.

Load More