Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran

"Petani sayur masih Lebaran, masih sedikit yang panen," katanya.

Eko Faizin
Jum'at, 04 April 2025 | 14:10 WIB
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
Pemprov Jawa Tengah menggelar operasi pasar di sejumlah pasar tradisional Kota Semarang untuk menstabilkan harga cabai di pasaran. [ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng]

"Harga melonjak ekstrem itu biasanya karena pasokan terbatas, permintaan meningkat. Makanya pasokan ini kita amankan," ujar Wawako Markarius Anwar, Rabu (26/3/2025). 

Pemkot Pekanbaru melakukan upaya memenuhi pasokan dengan menggelar pasar murah. Ada sejumlah komoditi pangan yang dijual dengan harga murah di sana. 

Kemudian ada juga mobil pangan keliling yang menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Mobil ini berkeliling ke lingkungan masyarakat dengan menjual bahan pokok dibawah harga pasar. 

"Baik itu beras, minyak goreng, gula, cabai, tepung, telur dan itu dijual dibawah harga pasar. Sengaja kita buat dekat lebaran untuk mengendalikan harga. Karena biasanya dekat lebaran ini kebutuhan meningkat," terangnya. 

Baca Juga:Tiket Bus Arus Balik di Terminal Pekanbaru Habis Terjual, Kebanyakan ke Jawa

Dia berharap, melalui upaya yang dilakukan agar tidak ada kenaikan harga bahan pokok di Pekanbaru secara ekstrem.
Namun, dari laporan yang dia terima, harga dan pasokan bahan pokok di Pekanbaru masih cukup stabil. 

"Kalaupun ada kenaikan sedikit, dan itu wajar jelang lebaran ini," terang dia.

Harga sembako jelang Ramadan

Sebelumnya, harga sembilan bahan pokok (Sembako) di Riau menyambut bulan suci Ramadan 2025 terpantau stabil.

Kabid Disperindagkop dan UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti menyatakan ketersediaan beberapa komoditi bahan pokok alami peningkatan, seperti bawang merah, beras, dan minyak goreng. Hal ini karena permintaan jelang puasa cukup banyak. 

Baca Juga:Resmi Dibuka, Penerbangan Pekanbaru-Rengat atau Sebaliknya Cuma 30 Menit

Netty mengungkapkan jika memasuki bulan suci Ramadan kebutuhan bahan pokok meningkat, dikarenakan kebutuhan masyarakat untuk konsumsi lebih tinggi tiap tahunnya menjelang puasa, sehingga permintaan juga meningkat.

"Seperti biasanya kebutuhan masyarakat untuk konsumsi itu lebih tinggi karena memang tren-tren tahun sebelumnya kalau mau puasa. Makanya permintaan meningkat. Jadi memang ada gejolak harga, tapi Alhamdulilah masih bisa dikendalikan," kata Netty, Rabu (26/2/2025).

Meski saat ini masih stabil, Netty menyebut, tidak menutup kemungkinan saat hari besar keagamaan seperti Ramadan dan Idul Fitri, kenaikan harga kebutuhan pokok pasti terjadi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini