Sementara kurator pameran, Fachrozi Amri berhadap Pameran JEDA menjadi corong atau wadah baru bagi pergerakan seniman muda di Riau. Selain itu juga memberikan kontribusi bagi peradaban kebudayaan di tanah Melayu ini.
"Tetapi seiring waktu pemikiran dan arah berkarya seniman Riau harus selalu dijaga, dikoreksi/dikritisi hingga pendalaman sebagai upaya mentransfer persoalan-persoalan hidup yang dialaminya dapat bersentuhan langsung pada pembacaan fenomena, sehingga dapat mempengaruhi ekosistim seni rupa itu sendiri dan masyarakat luas," kata Fachrozi dalam ulasannya.
Ia pun ingin apa yang dihadirkan dalam pameran membuat para pengunjung merasakan sensasi-sensasi atas kejadian dalam "JEDA" tersebut.
Pameran seni rupa ini diikuti seniman ternama di Pekanbaru di antara Acong, Afrian, Akil AKA QM07, Alza Adrizon, Bella Olivia, Bom Bom/Bless Studio, Biro Visual Artistik, Evelyn Stevie, Jati Wahyono, Junaidi dan Jefri.
Selain itu ada nama Rahmat, Raihan Geraldi, Rads, Rizqon Khoir, Salman/Gerik Jari, Sigit/Bless Studio, Simo, Tasya Shafira, Zul Amri.