Oknum TNI Tendang Suporter, Jenderal Dudung: Banyak Juga Prajurit yang Menolong

Jenderal Dudung mengatakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI itu kemungkinan bukan tanpa sebab.

Eko Faizin
Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:55 WIB
Oknum TNI Tendang Suporter, Jenderal Dudung: Banyak Juga Prajurit yang Menolong
Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2022). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp].

SuaraRiau.id - KASAD TNI Jenderal Dudung Abdurachman menyerahkan seluruhnya proses pencarian fakta sebenarnya kepada tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) soal adanya oknum TNI yang menendang Aremania (suporter Arema) saat tragedi Stadion Kanjuruhan.

Jenderal Dudung mengatakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI itu kemungkinan bukan tanpa sebab. Namun, ia pun masih menunggu proses yang dilakukan TGIPF terkait kekerasan itu.

"Kita menunggu tim dari TGPF, kita tunggu dari kepolisian juga menyerahkan kepada TGPF untuk mencari sebenarnya yang terjadi apa," kata Dudung di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Jawa Barat dikutip dari Antara, Rabu (5/10/2022).

Adapun kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI itu terekam dalam video yang tersebar di media sosial. Aksi itu terjadi ketika Aremania turun ke lapangan dari area tribun Stadion Kanjuruhan.

Di samping itu, menurut Dudung banyak juga anggota TNI lain yang turut membantu menyelamatkan para Aremania ketika tragedi Kanjuruhan itu terjadi.

"Tentunya kita melihat banyak prajurit kita yang menolong masyarakat dari mulai lapangan sampai ke kendaraan ambulans bahkan sekarang juga di rumah sakit kita juga yang menolong," ucap dia.

Usai melakukan kegiatan di Stadion Siliwangi, Dudung mengaku segera berangkat ke Malang untuk melihat kondisi korban tragedi.

Dia pun bakal menemui para anggota TNI di Malang yang sempat memberi bantuan kepada para korban.

"Sore ini saya akan berangkat ke Malang, saya akan melihat masyarakat yang terluka kemudian saya juga akan berbelasungkawa kepada masyarakat yang meninggal," kata Dudung. (Antara)

News

Terkini

Diakui Indra, sejak kasus ini menghebohkan di tengah-tengah masyarakat ia terus memantaunya.

News | 12:22 WIB

Bernard menempuh perjalanan selama 1 jam 48 menit 55 detik untuk menjadi kampiun balap sepeda tersebut.

News | 11:11 WIB

Satlantas Polres Kampar saat ini masih melakukan pengejaran terhadap sopir truk yang melarikan diri.

News | 07:56 WIB

Menanggapi penolakan tersebut, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Riau, Dedi Harianto Lubis buka suara.

News | 16:23 WIB

Dedi Harianto mengatakan telah mengajukan permohonan perizinan tersebut ke Korps Bhayangkara.

News | 15:51 WIB

Akibatnya, dua penumpang pengendara sepeda motor meninggal dunia.

News | 12:06 WIB

Pembyaran dividen tersebut naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

News | 13:30 WIB

Pria bule itu tampak membantu membawakan tas berisi sejumlah barang dagangan dari seorang perempuan yang diduga sudah lanjut usia.

Lifestyle | 11:21 WIB

"Tersangka sudah diamankan di Mapolres Siak untuk tindakan lebih lanjut," tuturnya.

News | 08:43 WIB

Pada babak kedua, Meksiko mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan mampu mencetak gol melalui tendangan Henry Martin.

News | 07:12 WIB

Volume transaksi BRImo tembus hingga dua kali lipat.

News | 18:00 WIB

Sayangnya kedatangan Lesti Kejora ke kampung halamannya tak hanya disambut dengan komentar pujian.

Lifestyle | 06:48 WIB

Tonase terus naik di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan sering hujan.

News | 18:19 WIB

Transaksi digital yang semakin marak merupakan peluang dalam mencapai inklusi keuangan.

News | 17:00 WIB

Gaji tenaga honorer itu disalurkan ke setiap perangkat daerah, sehingga berapa jumlahnya belum diketahui.

News | 15:17 WIB
Tampilkan lebih banyak