facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bisnis Es Dogernya Dapat Suntikan Dana Rp 71 Miliar, Gibran Anggap Wajar

Eko Faizin Selasa, 18 Januari 2022 | 20:34 WIB

Bisnis Es Dogernya Dapat Suntikan Dana Rp 71 Miliar, Gibran Anggap Wajar
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan istri Selvi Ananda. [Suara.com/Ari Welianto]

Gibran yang merupakan Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah itu buka suara terkait bisnis es doger yang sedang ia jalani.

SuaraRiau.id - Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka tengah menjadi perhatian usai bersama adiknya Kaesang Pangarep dilaporkan ke KPK terkait pencucian uang.

Sejumlah pihak juga menyoroti soal bisnis Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep tersebut.

Gibran yang merupakan Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah itu buka suara terkait bisnis es doger yang sedang ia jalani.

Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep. (Instagram Gibran_selvi)
Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep. (Instagram Gibran_selvi)

Gibran menganggap suntikan dana puluhan miliar rupiah untuk bisnis es doger miliknya yang sempat dipertanyakan oleh sejumlah pihak merupakan hal wajar.

"(Bisnis es doger) itu kan sudah lama. Kok baru gimana," jelasnya dikutip dari Antara, Selasa (18/1/2022).

Gibran mengatakan suntikan dana sebesar Rp71 miliar untuk pengembangan bisnisnya tersebut berasal dari Venture Capital (VC).

"Ya kayak gitu cara kerjanya, (Rp71 miliar) untuk pembukaan cabang. Biasa. Mangkokku (bisnisnya yang lain) bedo meneh, duite luwih gede meneh. Mengko do kaget kabeh (beda lagi, dananya lebih besar. Nanti kaget semua)," katanya.

Menurut dia, tidak ada yang perlu dipermasalahkan dari adanya suntikan dana tersebut. Apalagi, uang tersebut langsung masuk ke perusahaan.

"Duite kan ra mlebu aku, duite kan mlebu perusahaan (Uangnya kan tidak masuk ke saya, masuk ke perusahaan). Opo (apa) yang salah, raono enteke nek golek kesalahan (tidak ada habisnya kalau cari kesalahan)," katanya.

Disinggung mengenai tudingan negatif beberapa pihak yang menghampirinya akhir-akhir ini, ia enggan banyak menanggapi, termasuk jika tudingan tersebut memiliki muatan politik.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait