Sementara itu, pihak KKB lewat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyatakan bertanggung jawab atas aksi pembakaran tersebut.
“Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM telah terima laporan konfirmasi Dari Pimpinan Kodap 15 Ngalum Kupel Bridgen Lamek Taplo bahwa pasukan TPNPB telah berhasil membakar alat berat yang melakukan project jalan Trans Papua,” demikian keterangan juru bicara TPNPB OPM, Sebby Sembom.
Sebby menyebut aksi pembakaran juga bentuk penolakan mereka atas semua program atau proyek pembangunan dari pemerintah Indonesia.