SuaraRiau.id - Dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes), Kepolisian Malaysia memiliki cara tersendiri karena cara tersebut dinilai efektif dan efisien.
Mereka memilih memanfaatkan kecanggihan teknologi pantau yakni menggunakan drone dalam memantau sejumlah bazar Ramadhan.
Melansir Bernama, drone yang dipakai polisi tak sembarangan. Drone itu dilengkapi dengan pengeras suara untuk memberikan peringatan kepada pengunjung yang bergerombol.
Video dan gambar yang direkam akan disaksikan di pusat operasi unit drone yang telah disiapkan untuk memantau pergerakan pengunjung di bazar.
Kepala Polisi Dang Wangi, Kuala Lumpur, ACP Mohamad Zainal Abdullah saat dihubungi mengatakan pemantauan menggunakan drone serta keberadaan polisi di bazar Ramdan akan terus berlanjut hingga Idul Fitri mendatang.
“Saat ini pengunjung tidak banyak dibandingkan saat liburan dan akhir pekan, namun polisi masih memperketat pengawasan di semua pintu masuk bazaar untuk memastikan social distancing terpenuhi,” ujar dia dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (5/5/2021).
Pada 1 Mei, Wakil Inspektur Jenderal Polisi Datuk Seri Acryl Sani Abdullah Sani mengatakan bahwa polisi menggunakan drone untuk memantau kepatuhan SOP di pasar Ramadan dan Idul Fitri di sekitar Lembah Klang.