Oleh sebabnya, Sujiwo mengimbau kepada pemerintah agar mengganti gaya penyampaiannya kepada masyarakat.
“Jadi makanya begini yang paling penting filosofinya, kalau kamu hidup, bukan karena kami (pemerintah) takut bakal kekurangan pembayar pajak, tapi karena kamu memang harus hidup, karena kami akan dukung kamu kalau hidup. Jika pemerintah tak janji begitu, aku juga malas jaga nyawaku. Aku nyari kerja sendiri kok, dia (pejabat) enak masih dapat gaji,” tuturnya.