Dalam waktu yang sama, Connie menambahkan bahwa sebenarnya upaya memberantas mafia atau broker pembelian alutsista memang tak mudah.
Presiden Joko Widodo sendiri pernah teguh inginakan merampingkan prosedur pengadaan alutsista dan memberantas broker. Akan tetapi problemnya tidak juga terlaksana.
“Presiden sudah memerintahkan tapi tidak jalan,” katanya.
Maka itu, dia mengusulkan agar pengguna anggaran tidak hanya ada di tangan Kemenhan. Tetapi juga di tangan Panglima TNI.
Dengan begitu, akan diketahui betul apa saja yang dibutuhkan, dan anggaran bakal diserap sesuai kebutuhan.
“Contoh, saya enggak mau menghalangi soal bela negara lah, atau pasukan yang mau dibikin di Kemhan lah, tetapi urgensinya, dibandingkan dengan MRO untuk alutsista kita. Kenapa enggak itu dulu.” ungkapnya.
“Jadi kita tambal sulam. Presiden sudah perintahkan, tapi enggak didengar, Suharso Monoarfa jalan, Pak Basuki jalan, tetapi Kementerian Pertahanan enggak jalan,” tambah Connie.