Warga Buru Harta Karun Peninggalan Dinasti Ming di Natuna

Mereka bertaruh nasib mendapatkan benda-benda sejarah yang diduga peninggalan pedagang dari negeri Tiongkok tersebut.

Eko Faizin
Sabtu, 17 April 2021 | 05:43 WIB
Warga Buru Harta Karun Peninggalan Dinasti Ming di Natuna
Warga tunjukkan harta karun yang ditemukan di Batubi, Natuna Kamis (15/4/2021) [Batamnews]

SuaraRiau.id - Kabar adanya harta kartun peninggalan China di Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau membuat masyarakat mendatangi lokasi tersebut.

Bahkan, setiap harinya masyarakat Natuna baik dari Kecamatan Batubi maupun dari luar Batubi, berbondong-bondong datang ke daerah Sedarat dan Sebangkar Desa Semedang-Batubi.

Mereka bertaruh nasib mendapatkan benda-benda sejarah yang diduga peninggalan pedagang dari negeri Tiongkok tersebut.

Drajat, warga asal Desa Sedarat Baru, Kecamatan Batubi menceritakan kisahnya dalam perburuan harta karun peninggalan Tiongkok yang diduga berasal dari Dinasti Ming.

Drajat bersama rekan-rekannya yang berjumlah 5-6 orang berangkat untuk mencari harta karun tersebut pada malam hari setelah salat tarawih.

"Biasanya malam, kalo pas belum masuk bulan puasa kemaren siang hari," ucapnya dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (15/4/2021) sore.

Mereka menyiapkan bekal besi berukuran panjang sekitar satu meter hinga satu setengah meter dan cangkul.

Kemudian langsung menuju lokasi di daerah Sedarat dan Sebangkar yang jaraknya sekitar 1 Km dari desa mereka.

Sesampainya di lokasi mereka harus masuk ke dalam hutan untuk mencapai lokasi. Setibanya dilokasi mereka mulai menusukan besi yang mereka bawa tersebut ke dalam tanah.

"Kalau terasa keras dan bunyinya lain berarti itu ada harta karunnya, dan biasanya dalam satu areal penemuan itu bukan hanya satu tapi bisa sampai 7 sampai 20 artefak kita temui," ujar dia.

Artefak yang dimaksud kebanyakan berupa barang-barang porselen berupa piring, mangkok, guci kecil, cangkir, emas berbentuk perhiasan hingga batangan emas.

"Kalau yang barang porselen yang paling mahal dan di cari orang yang berukir naga, itu bisa sampai Rp 200 juta harganya," kata Drajat.

Selain berukir naga, ada juga yang berukir dua ikan mas dan satu ikan mas, di mana setiap ukiran tersebut merupakan ukiran timbul (relief).

Menurut keterangan sejumlah warga, kebanyakan hasil penemuan mereka yang berupa alat alat porselen tersebut berasal dari Dinasti Ming.

Hal tersebut mereka ketahui dari beberapa kolektor barang antik yang datang ke Batubi untuk melihat dan membeli barang antik hasil dari penggalian warga tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini