SuaraRiau.id - Nama tanaman jenis porang akhir-akhir ini menjadi perhatian banyak publik, terutama di kalangan pertanian.
Porang adalah tanaman umbi-umbian yang dapat dimakan, anggota marga Amorphophallus.
Melansir Twitter Kementan, saat ini ada sekitar 20.000 hektare lahan di Indonesia yang ditanami porang.
Porang pun sudah merambah mancanegara, terbukti porang sudah dikirim ke 16 negara seperti China, Thailand dan Vietnam. Porang diekspor dalam bentuk chips, tepung dan produk lainnya.
Untuk diketahui, di Jepang, hasil olahan porang dijadikan produk diet dan pangan sehat, antara lain mie dan beras shirataki.
Beras shirataki dikenal dengan beras yang dikonsumsi bagi yang ingin melakukan diet atau menurunkan berat badan. Beras shirataki hampir tidak memiliki kandungan kadar kalori di dalamnya.
Selain produk beras, porang ada dalam bentuk tepung, pasta porang, ekstrak glukomannan, boba hingga dipakai sebagai pengental alami.
Porang juga digunakan untuk bahan kosmetik dalam bentuk butiran pembersih wajah, spoons pembersih wajah, masker wajah dan minuman jelly untuk kecantikan.
Sedangkan dalam farmasi, porang digunakan dalam pembuatan bahan pengisi dan pengikat tablet.
Kegunaan porang di industri kimia sebagai bahan pelapis (coating dan edible film), bahan perekat, pelapis kedap air hingga digunakan untuk media pertumbuhan mikroba.
Sementara pada tahun lalu, Indonesia mengekspor porang sebanyak 19.800 ton dengan nilai Rp 880 miliar.