Bicara Terorisme, Ade Armando Seret Nama Habib Rizieq hingga Amin Rais

Ade Armando menilai, ketiga orang itu dianggap turut bertanggung jawab atas tragedi yang memilukan dan mengerikan itu.

Eko Faizin
Selasa, 30 Maret 2021 | 08:04 WIB
Bicara Terorisme, Ade Armando Seret Nama Habib Rizieq hingga Amin Rais
Ade Armando. [Suara.com/Fakhri]

Ade kemudian mengungkit soal Anies Baswedan yang memanfaatkan sentiman agama terkait Ahok.

“Bahkan secara menjijikkan orang seperti Anies Baswedan memanfaatkan sentimen keagamaan semacam itu untuk tujuan sempit, untuk menggulingkan Ahok dan menjadikan dirinya gubernur,” ujarnya.

Lebih jauh, dalam kesempatan itu, Ade Armando menyebut jika kejadian bom Makassar ada hubungannya dengan Habib Rizieq, Din Syamsuddin, dan Amien Rais. Hal itu dimaksudkan dalam kacamata sebab akibat.

Kata dia, ketika setiap hari kebencian terhadap musuh-musuh Islam digaungkan, maka dirinya merasa tak heran jika kemudian kita melihat tumbuhnya umat Islam yang hidup dengan penuh kebencian.

Maka dari itu, menurutnya, slogan persaudaraan umat Islam yang seharusnya seharusnya membawa kedamaian, justru dianggap menumbuhkan konsolidasi gerakan untuk menghancurkan non muslim.

Sebut saja penolakan pembangunan gereja, penolakan pemilihan kepala daerah beragama Kristen, atau pelarangan aplikasi injil berbahasa daerah.

Sebagian dalam aksi boikot Indomaret, Alfamart. Ada juga pada pembangunan perumahan khusus muslim, toko khusus muslim, salon rambut khusus muslim. Atau juga menyingkirkan non muslim dari posisi-posisi strategis di BUMN, di instansi pemerintahan, di kementerian, di universitas.

“Itu semua tindakan berbahaya walau tidak memakan korban fisik,” katanya.

“Orang seperti Din, Rizieq, Amien mungkin tidak setuju dengan aksi bunuh diri itu, namun mereka menshare tujuan yang sama. Karena itulah dibutuhkan mindset bahwa umat Islam di Indonesia tidak sedang ditindas. Wacana ini yang harus dibongkar,” katanya lagi.

Ade pun menyebut, ada benang merah itu semua dengan kasus bom bunuh diri di Makassar beberapa hari lalu. Atau dengan apa yang dilakukan ISIS di Suriah, dan Irak.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini