APBD Siak Diprediksi Merosot Rp 500 Miliar, Ini Penyebabnya

Hal itu dikatakan Indra saat penyampaian pengantar nota keuangan Kebijakan Umum APBD Prioritas Plafon Anggaran Sementara.

Eko Faizin
Selasa, 24 November 2020 | 12:05 WIB
APBD Siak Diprediksi Merosot Rp 500 Miliar, Ini Penyebabnya
Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman. [Suara.com/Alfat Handri]

SuaraRiau.id - Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman prediksi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak bakal merosot Rp 500 miliar.

Hal itu dikatakan Indra saat penyampaian pengantar nota keuangan Kebijakan Umum APBD Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) dan Rancangan APBD pada rapat paripurna bersama DPRD Siak secara daring melalui Video Conference.

"Pendapatan daerah Kabupaten Siak diprediksi jauh berkurang dari sebelumnya tahun 2020 sebesar Rp2,2 triliun akan menjadi Rp 1,7 triliun tahun 2021," jelas Indra Agus, Selasa (24/11/2020).

Faktor pandemi covid-19 yang melanda disebut-sebut sebagai salah satu pemicu terjadinya kemerosotan APBD Kabupaten Siak.

"Hal lain dipengaruhi masih fluktuatifnya harga minyak dunia. Namun kita masih optimalkan pendapatan asli daerah," tambah Indra.

Disampaikan Indra, dalam R-APBD 2021 yang ditargetkan sekitar Rp 1,7 triliun dan itu akan didapat dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan Rp 237,9 miliar, PAD tersebut bersumber dari empat komponen yaitu pajak daerah Rp 106,3 miliar.

Selain itu, retribusi daerah Rp 18,5 miliar, penghasilan lain daerah yang dipisahkan sebesar Rp 58,6 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 54,4 miliar lebih.

Kemudian, tambah Indra, dari pendapatan transfer direncanakan Rp 1,5 triliun berasal dari transfer pemerintah pusat Rp 1,3 triliun dan transfer antar daerah dana bagi hasil pajak provinsi sebesar Rp 115,6 miliar.

" Transfer dari pemerintah pusat meliputi dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp 779 miliar, dana alokasi umum (DAU) Rp 378 miliar, dana alokasi khusus (DAK) Rp 88,1 miliar, dana insentif daerah (DID) Rp 19,7 miliar dan dana desa Rp 118,4 miliar," urainya.

"Ada juga dana hibah bantuan sosial yang direncanakan sebesar Rp 55,9 miliar," tambah Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau itu.

Sementara itu, sebesar Rp 1,9 triliun direncanakan untuk belanja daerah dari APBD tahun 2021 dengan rincian belanja operasional Rp 1,4 triliun, belanja modal Rp 183,9 miliar, belanja tak terduga Rp 254,9 miliar.

"Sehingga akan ada defisit anggaran sebesar Rp 129,3 miliar dari APBD 2021," jelas Indra.

Pjs Bupati Siak berharap setelah diselesaikannya tahapan penyampaian pengantar nota keuangan KUA-PPAS dan R-APBD tahun 2021 ini, pembahasan dan pengesahan Raperda tentang APBD tahun 2021 dapat berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.

Kontributor : Alfat Handri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini