SuaraRiau.id - Banyaknya pasien dari luar daerah yang dirawat di rumah sakit di Pekanbaru disebabkan karena pasien memilih fasilitasnya yang lengkap.
Selain itu, juga karena adanya pemeriksaan swab mandiri yang dilakukan pasien di rumah sakit swasta di Pekanbaru.
Akibatnya, pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit yang ada di Pekanbaru membludak.
Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Rabu (9/9/2020).
Baca Juga:Positif COVID-19, Penyanyi Poco Poco Yopie Latul Meninggal Dunia
"Itulah yang menyebabkan kondisi rumah sakit di Kota Pekanbaru itu banyak yang penuh," ujarnya.
Secara umum, kata Mimi, jumlah ruang isolasi yang disiapkan sebanyak 1078 tempat tidur.
Dari jumlah tempat tidur yang disiapkan tersebut jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 549 pasien.
Artinya masih tersisa 529 tempat tidur lagi.
Namun tempat tidur yang masih kosong tersebut sebagian besar ada di rumah sakit di luar Kota Pekanbaru. Sebab untuk rumah sakit di Pekanbaru sebagian besar sudah penuh.
Baca Juga:Jangan Lengah, Ini Gejala Covid-19 Pada Anak Paling Umum
"Memang yang banyak itu di Pekanbaru, karena dari daerah itu dikirim ke Pekanbaru, makanya kondisi di Pekanbaru agak padat," tambah Mimi.
Menurutnya, Gubernur Riau Syamsuar meminta yang di daerah itu selagi masih bisa ditangani di rumah sakit yang ada di daerah tidak perlu dikirim ke Pekanbaru.
"Cukup dirawat di daerah saja," sambungnya.