Eko Faizin
Kamis, 05 November 2026 | 13:56 WIB
Eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima Anugerah Adat Ingatan Budi dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau pada Juli 2025. [Instagram/divisihumaspolri]
Baca 10 detik
  • Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama dua pejabat Polri sebagai tersangka penyadapan ilegal pada Selasa (3/11/2026).
  • Para tersangka diduga melakukan penyadapan tanpa prosedur, penghapusan data elektronik, serta akses ilegal terhadap nomor telepon Presiden dan tokoh penting.
  • Listyo Sigit Prabowo sebelumnya pernah menerima Anugerah Adat Ingatan Budi dari Lembaga Adat Melayu Riau pada Juli 2025.

Nilai-nilai luhur dan keikhlasan harus selalu menjadi dasar setiap tindakan, sehingga membawa kebaikan yang dapat dikenang oleh masyarakat.

"Nilai budaya Melayu adalah jangkar peradaban dan arah moral bangsa. LAM Riau telah menjadi penjaga nilai itu, dan saya berharap terus menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi, kerukunan, dan gotong royong," sebutnya.

Listyo menyampaikan terima kasih dan menyebut penghargaan ini sebagai amanah moral untuk terus mengabdi dengan nilai-nilai luhur.

Diketahui sebelumnya, eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah petinggi Polri ditetapkan sebagai tersangka kasus penyadapan terhadap pejabat dan tokoh penting.

Penetapan tersangka tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, pada Selasa (3/11/2026) malam.

Selain Listyo petinggi Polri yang turut ditetapkan tersangka di antaranya Irjen Ahrie Sonta dan Irjen Eko Hadi Santoso. Sedangkan Irjen Slamet Uliandi hingga kekinian masih diperiksa.

"Penyidik telah menetapkan 3 tersangka dengan inisial LSP, ASN dan EH. Sementara 1 orang lagi masih saksi yaitu saudara SU," ujar Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin.

Kabar sejumlah jenderal Polri diamankan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan internal mencuat sejak Selasa (3/11/2026) siang.

Berdasarkan informasi, seorang perwira tinggi berpangkat jenderal bintang empat berinisial L sempat diamankan sebelum akhirnya dilepaskan.

Load More