Eko Faizin
Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB
PNM Peduli melalui program Green Impact melakukan penanaman pohon di tujuh wilayah Indonesia. [Dok PNM]
Baca 10 detik
  • PT Permodalan Nasional Madani melalui program Green Impact menanam 5.850 bibit pohon endemik di tujuh wilayah.
  • Kegiatan penanaman pohon ini melibatkan komunitas lokal, pemerintah desa, dan instansi terkait di berbagai daerah.
  • Program penghijauan ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, keseimbangan ekosistem, serta sumber air alami secara berkelanjutan.

Pohon durian dan alpukat juga diharapkan memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar bila dikelola secara berkelanjutan.

Di Banjarnegara, PNM menyalurkan 500 bibit pohon endemik untuk ditanam di kawasan Gunung Prau melalui Ceremonial Penanaman Pohon di Basecamp Dwarawati, Desa Dieng Kulon, Kamis (22/10).

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjarnegara Herrina Indri Hastuti, menyebut pohon yang ditanam berperan menjaga ketersediaan air tanah, mencegah erosi, menyerap emisi karbon, dan menyediakan oksigen.

Menurutnya, dampak penanaman baru terlihat dalam beberapa tahun ke depan, sehingga perawatan dan pemantauan menjadi bagian penting.

Sementara itu, Resya menyampaikan penyaluran 500 bibit tersebut menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan PNM menjaga lingkungan.

Pemantauan dilakukan setiap enam bulan sekali di seluruh wilayah penanaman.

PNM memantau perkembangan tanaman, mengevaluasi kondisi di lapangan, dan memastikan program berjalan berkelanjutan.

Dengan pemantauan ini, PNM menilai keberhasilan program dari pertumbuhan tanaman dan manfaat yang dihasilkan bagi lingkungan dan masyarakat.

Selain menjaga tutupan vegetasi dan mendukung keanekaragaman hayati, program ini diharapkan meningkatkan keterlibatan nasabah PNM dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Keterlibatan tersebut dibangun melalui pelaksanaan penanaman bersama komunitas lokal dan pemerintah desa.

Load More