Eko Faizin
Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi - Antrean kendaraan mengisi BBM di SPBU Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru, Senin (6/7/2026) malam. [Suara.com/Eko Faizin]
Baca 10 detik
  • Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru Masykur Tarmizi meminta pengelola SPBU menertibkan antrean solar pada Rabu, 21 Oktober 2026.
  • Antrean panjang kendaraan pengisi solar subsidi di SPBU Pekanbaru menyebabkan kemacetan dan penutupan akses jalan utama.
  • Petugas Dishub dikerahkan ke lapangan untuk mengurai kemacetan serta mengimbau sopir truk agar tetap disiplin saat mengantre.

SuaraRiau.id - Antrean panjang kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pekanbaru menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Masykur Tarmizi menginstruksikan pengelola SPBU untuk mengatur antrean kendaraan pembeli BBM subsidi tersebut.

"Kami mengingatkan pengelola SPBU agar memastikan antrean BBM berlangsung tertib," katanya, Rabu (21/10/2026).

Penumpukan kendaraan rutin terjadi saat pasokan solar tiba di lokasi pengisian kerap menutup akses jalan utama serta menyulitkan kendaraan pribadi yang hendak masuk ke area SPBU.

Masykur memastikan bahwa jajarannya telah dikerahkan ke lapangan untuk memantau serta mengurai titik-titik kemacetan di sekitar SPBU.

Dinas Perhubungan meminta pihak pengelola SPBU kooperatif dalam menata barisan kendaraan agar tidak mengganggu hak pengguna jalan lainnya.

"Kami butuh dukungan dari pengelola SPBU, kami mengingatkan antrean berjalan tertib," ujar Masykur.

Pemkot Pekanbaru memahami tingginya kebutuhan para pengemudi armada angkutan terhadap ketersediaan pasokan biosolar subsidi.

Namun, para sopir truk dan kendaraan besar diimbau tetap disiplin dalam mengantre tanpa memakan sebagian bahu maupun badan jalan umum.

"Satu sisi pengemudi butuh BBM, namun di satu sisi jangan sampai terjadi penumpukan kendaraan," ujar Masykur.

Menurutnya, pengawasan ketat akan terus dilakukan petugas di lapangan terutama pada jam-jam rawan pengisian BBM di titik SPBU padat kendaraan.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran akses transportasi publik di seluruh wilayah Pekanbaru.

Load More