- PSPS Pekanbaru mengalahkan PSMS Medan dengan skor 2-1 di Stadion Kaharuddin Nasution pada Minggu, 11 Oktober 2026.
- Gol kemenangan PSPS dicetak oleh Dimas Wicaksono dan Hamzah Defa, sedangkan satu gol PSMS diciptakan oleh Javier Siverio.
- Hasil pertandingan tersebut membawa PSPS mengamankan tiga poin penuh dan naik ke puncak klasemen sementara Liga 2 Championship.
SuaraRiau.id - Laga PSPS Pekanbaru versus PSMS Medan berakhir skor 2-1 pada Liga 2 Championship 2026/2027 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Minggu (11/10/2026).
Dengan hasil itu, PSPS berhasil mengamankan tiga poin penting dari PSMS Medan. Tambahan poin ini mengantarkan Askar Bertuah ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 12 poin.
Bermain di kandang sendiri, PSPS langsung berusaha mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Namun, rapatnya pertahanan PSMS membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar berbuah gol.
Situasi pertandingan berubah ketika PSMS harus melanjutkan laga dengan 10 pemain setelah salah seorang pemainnya mendapat kartu merah pada pertengahan babak pertama.
Keunggulan jumlah pemain tersebut membuat PSPS memiliki kesempatan lebih besar untuk menekan pertahanan tim berjuluk Ayam Kinantan itu.
Tim tamu bertahan dengan disiplin dan berhasil mematahkan sejumlah upaya serangan PSPS. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol, 0-0.
Memasuki babak kedua, PSPS meningkatkan intensitas serangan. Pelatih melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Dimas Wicaksono untuk menggantikan Jenico Riski.
Berawal dari pergerakan Gamaroni di sisi kiri, pemain tersebut mengirimkan umpan tarik atau cut back ke tengah kotak penalti PSMS.
Dimas yang berada di posisi tepat menyambut bola dengan sontekan terukur yang tak mampu dibendung penjaga gawang PSMS, M Nathsir.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan PSPS. Gemuruh suporter yang memadati Stadion Kaharuddin Nasution pun pecah menyambut gol pembuka tersebut.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. PSMS yang tertinggal satu gol justru mampu memberikan respons cepat meski bermain dengan 10 pemain.
Sekitar 10 menit setelah gol Dimas, PSMS berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Javier Siverio. Gol tersebut berawal dari tendangan sudut yang dieksekusi Phillerson Natan Silva. Bola kiriman tersebut disambut Siverio dengan sundulan tajam yang mengarah ke gawang PSPS.
Gol penyeimbang itu membuat pertandingan kembali terbuka. PSPS yang gagal mempertahankan keunggulan berusaha meningkatkan tekanan untuk kembali memimpin.
PSPS kembali melakukan penyegaran dengan menarik Asir Asiz dan Aulia Ramadhan. Sebagai gantinya, pelatih memasukkan Ilham Fathoni dan Hamzah Defa untuk menambah daya gedor tim.
PSPS akhirnya kembali bersorak pada menit ke-83. Kali ini, Hamzah Defa menjadi penentu setelah memaksimalkan umpan silang Natanael Siringoringo dari sisi kanan serangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Operasi Gabungan, 60 Tamu MP Club Pekanbaru Dinyatakan Positif Narkoba
-
Komjen Herry Akhiri Green Policing, Irjen Arman Sebut Program Pendahulu Jadi Fondasi
-
Kualitas Udara Membaik, Anak-anak di Pekanbaru Kembali ke Sekolah
-
PSPS Pekanbaru Hajar PSMS Medan 2-1, Detik Terakhir Jadi Penentu
-
Valuasi Merek Capai USD6,9 Miliar, BRI Pertahankan Peringkat Teratas di Indonesia