Eko Faizin
Selasa, 29 September 2026 | 12:39 WIB
Gajah Lisa dan anak yang baru dilahirkannya di kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Pelalawan. [Dok TNTN]
Baca 10 detik
  • Anak gajah sumatera jantan lahir dari induk binaan bernama Lisa di Taman Nasional Tesso Nilo pada Senin (28/9/2026).
  • Proses kelahiran berlangsung lancar secara mandiri setelah tim memantau tanda-tanda perubahan fisik dan perilaku induk sejak hari Minggu.
  • Anak gajah yang merupakan hasil perkawinan dengan gajah liar tersebut lahir dalam kondisi sehat dan langsung bisa berdiri.

"Sekitar pukul 19.20 WIB, hanya sekitar 20 menit setelah dilahirkan, anak gajah ini sudah mampu berdiri dengan kuat dan menopang tubuhnya dengan baik," tulis @btn_tessonilo.

Heru menjelaskan, kelahiran ini merupakan kelahiran keenam bagi Lisa.

Kehadiran anak gajah jantan tersebut sekaligus menunjukkan adanya proses reproduksi antara gajah binaan dengan gajah liar di kawasan TNTN.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberlangsungan populasi gajah sumatera di kawasan konservasi.

Pasca-kelahiran, tim akan terus melakukan pemantauan terhadap Lisa dan anaknya untuk memastikan kondisi keduanya tetap sehat dan aman.

Kelahiran ini pun disambut penuh sukacita oleh tim Elephant Flying Squad.

Bagi mereka, kehadiran anak gajah baru bukan hanya menambah satu individu dalam populasi gajah sumatera, tetapi juga menjadi harapan bagi keberlanjutan satwa dilindungi tersebut di habitatnya.

"Selamat datang, adik kecil. Kamu datang membawa kebahagiaan yang begitu besar bagi kami semua," demikian ungkapan yang disampaikan melalui akun @btn_tessonilo.

"Alhamdulillah... penantian itu akhirnya terbayarkan dengan tangis kehidupan baru," tulis akun tersebut.

Kontributor : Rahmat Zikri

Load More