Ilustrasi banjir akibat cuaca ekstrem. [Ist]
Baca 10 detik
- BMKG Pekanbaru mengumumkan Provinsi Riau memasuki peralihan musim kemarau ke musim penghujan pada September 2026.
- Kepala Stasiun Meteorologi Warjono menyatakan hujan lebat membantu menurunkan titik panas karhutla di berbagai wilayah Riau.
- Masyarakat diimbau waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan potensi kekeringan singkat akibat El Nino.
"Kekeringan singkat di tengah musim hujan ini berpotensi memicu karhutla, terutama hingga bulan Oktober," tegasnya.
Kondisi ini tetap perlu diantisipasi karena lahan yang mengering dapat meningkatkan kembali potensi munculnya titik panas, khususnya ketika tidak terjadi hujan selama beberapa hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
Terkini
-
BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem
-
Bapak-bapak Bejat di Bengkalis Rudapaksa Anak Kandung
-
Pestapora 2026 Makin Seru, Bayar Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI
-
Banjir Bandang Solok, Akses Jalan Mulai Bisa Dilalui Kendaraan
-
Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan