- BMKG menyatakan Pekanbaru berpotensi mengalami kabut pada Kamis, 20 Agustus 2026 mendatang.
- Prakirawan BMKG Nazmi Nariyah menyebutkan Bengkulu, Serang, Bandung, dan Tanjung Selor berpotensi hujan ringan.
- Bibit siklon tropis 95W memicu potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia.
SuaraRiau.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Pekanbaru berpotensi mengalami asap atau kabut pada Kamis (20/8/2026).
"Sementara itu, hujan ringan berpotensi mengguyur Bengkulu, Serang, Bandung, dan Tanjung Selor," ujar Prakirawan BMKG Nazmi Nariyah.
Sedangkan kondisi cuaca di mayoritas wilayah di Indonesia didominasi cuaca cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal.
Di Indonesia bagian barat, cuaca cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkalpinang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, dan Samarinda.
BMKG memprakirakan udara kabur bakal menyelimuti Padang, Palembang, Bandar Lampung, Palangkaraya, dan Banjarmasin.
Untuk kawasan Indonesia bagian timur, sebagian besar kota besar juga diprakirakan berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan tebal, seperti di Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Merauke.
Hujan ringan diprakirakan terjadi di Mamuju, Palu, dan Jayawijaya, sedangkan Kendari berpotensi mengalami udara kabur.
Kendati demikian, BMKG tetap mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, berkaitan dengan bibit siklon tropis 95W di pesisir timur Pulau Hainan, China.
Sistem dengan tekanan sekitar 999 hektopaskal dan kecepatan angin maksimum 25 knot itu bergerak ke arah barat laut dan memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam ke depan.
Bibit siklon tersebut memicu daerah konvergensi dan konfluensi yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama di sekitar sistem dan sepanjang wilayah konvergensi.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs bmkg.go.id dan media sosial resmi BMKG. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Pekanbaru Kabut Asap, Wilayah Lain Didominasi Berawan
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Rumah Sakit di Pekanbaru Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS