Gajah sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). [Suara.com/Eko Faizin]
Baca 10 detik
- Anak gajah Domang di Taman Nasional Tesso Nilo menjadi viral dan meningkatkan perhatian publik terhadap gajah Sumatera.
- Populasi gajah Indonesia menurun drastis akibat konversi hutan, pembangunan infrastruktur, perburuan ilegal, serta ancaman virus mematikan.
- Menteri Kehutanan melaporkan enam kematian gajah sejak November 2025 hingga Juni 2026 di kawasan konsesi.
Kasus ini, antara lain, menimpa gajah Tari di TNTN dan Laila di Pusat Konservasi Gajah Sebanga, Riau.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni belum lama ini juga kembali menyoroti penemuan bangkai gajah di sebuah perkebunan sawit di Aceh.
Menhut menyebut kejadian tersebut menunjukkan masih ada hal yang perlu diperbaiki dalam upaya konservasi di Indonesia.
Raja Juli merujuk pada publikasi Kemenhut yang melaporkan sedikitnya enam gajah mati dalam periode November 2025 hingga Juni 2026.
Temuan kematian gajah, maupun satwa dilindungi lainnya, di wilayah konsesi perkebunan dan pertambangan menjadi sinyal kuat bahwa upaya mengembalikan kawasan hutan sebagai rumah yang aman bagi satwa dan manusia perlu dilakukan dengan lebih serius. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis
-
SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks