- Kementerian PU menutup sementara jalur Padang-Solok sejak Jumat untuk mengoptimalkan penanganan sedimen akibat banjir bandang.
- Petugas mengerahkan empat pompa air dan alat berat guna mengatasi penyumbatan gorong-gorong di hilir alur sungai.
- BPJN Sumbar berkoordinasi membangun jembatan bailey untuk mengantisipasi hambatan distribusi logistik selama penutupan jalan berlangsung.
SuaraRiau.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menutup sementara jalan provinsi jalur Padang-Solok, Sumatera Barat, lewat Pintu Angin, guna mengoptimalkan penanganan di hilir alur sungai kawasan itu yang terdampak banjir bandang pada Senin (21/9/2026) malam.
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang Kementerian PU Reski Wahyudi mengatakan percepatan penanganan ini diambil demi mengutamakan keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.
"Sejak Jumat (25/9/2026) malam akses jalan kami tutup, agar kami bisa fokus ke penanganan sendimen di bagian hilir sungai yang saat ini mengalami bottleneck atau penyumbatan di gorong-gorong," katanya, Sabtu (26/9/2026).
Terlebih Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau mengingatkan potensi curah hujan tinggi masih terjadi hingga awal Oktober 2026, sehingga risiko banjir susulan seperti 21 September lalu perlu diantisipasi sedini mungkin.
"Keselamatan masyarakat jauh lebih penting. Jika tidak segera dimitigasi, potensi banjir susulan masih tinggi. Dengan dibukanya yang tersumbat ini, ketika terjadi banjir susulan tidak lagi berdampak besar ke masyarakat," jelas dia.
Ia menjelaskan penyumbatan terjadi akibat gorong-gorong persegi (box culvert) di lokasi tersebut tertutup rapat oleh material sedimen.
Untuk membuka sumbatan air, petugas harus melakukan pengeringan serta penggalian langsung pada jalur box culvert agar debit air dapat mengalir lancar menuju hilir sungai.
Saat ini, upaya pengeringan air menggunakan empat unit pompa berkapasitas 500 liter per detik serta pengerukan menggunakan alat berat terus dilakukan oleh petugas lapangan.
Targetnya dalam beberapa hari ke depan, air yang masih menggenangi salah satu jalur logisitik di Ranah Minang itu dapat dikuras habis, sehingga penanganan dengan optimal segera dilakukan.
"Kita upayakan dapat selesai khususnya di titik paling hilir yang masih mengalami bottleneck atau penyumbatan dalam beberapa hari ke depan," tegasnya.
Agar penutupan jalan tersebut tidak menghambat jalur distribusi logistik di Ranah Minang, pihaknya, lanjut Reski, telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar untuk membangun jembatan rangka baja pembantu (bailey) di kawasan itu.
Jembatan bailey yang disiapkan memiliki panjang sekitar 40 hingga 50 meter, sehingga kekuatan struktur dan daya dukung tanah tempat peletakan jembatan terus dievaluasi guna memastikan keamanan kendaraan yang melintas.
"Kita sudah lakukan pengamatan dan evaluasi kendaraan yang melintas, rencananya hari ini langsung dipasang jembatan bailey dengan target pengerjaan selesai paling lambat empat hari ke depan," jelasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara
-
Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!
-
Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka
-
Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru
-
PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan