Antrean kendaraan mengisi BBM di SPBU Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru, Senin (6/7/2026) malam. [Suara.com/Eko Faizin]
Baca 10 detik
- Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan biosolar terjadi di sejumlah SPBU Kota Pekanbaru sejak dua bulan terakhir.
- Proses pengisian BBM bersubsidi memakan waktu hingga tiga jam dan memicu kemacetan lalu lintas di jalan raya.
- Kelangkaan serta pembatasan kuota solar menghambat aktivitas warga dan mengganggu kelancaran distribusi barang bagi pelaku usaha setempat.
Mereka meminta adanya kepastian pasokan di setiap SPBU agar masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk mencari bahan bakar.
Diketahui, antrean BBM subsidi sempat terjadi di Pekanbaru dan sekitarnya pada awal Mei lalu.
Sejumlah warga mengaku harus meluangkan waktu lebih lama untuk mengantre, bahkan berpindah dari satu SPBU ke SPBU lain demi mendapatkan bensin.
Pertamina ketika itu mengklaim menambah pasokan BBM khususnya jenis pertalite hingga 50 persen di Pekanbaru guna mengatasi lonjakan permintaan di SPBU.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya