- Aksi pembegalan dikabarkan terjadi belakangan Purna MTQ Pekanbaru.
- Korban mengalami sejumlah luka bacok karena mempertahankan motor.
- Kawanan pelaku berjumlah empat orang tiba-tiba memepet dari belakang.
SuaraRiau.id - Seorang pemuda dilaporkan menjadi korban pembegalan di Jalan Datuk Wan Abdul Jamal, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukitraya Pekanbaru, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami sejumlah luka bacok setelah berusaha mempertahankan sepeda motor miliknya dari kawanan pelaku yang berjumlah empat orang.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban saat itu sedang berkendara bersama rekannya, Vino Andriov tepatnya di kawasan belakang Bandar Serai (Purna MTQ).
Melansir Riauonline--jaringan Suara.com, kedua korban tiba-tiba dipepet oleh 4 pria yang datang menggunakan sepeda motor dari arah belakang.
Salah satu kendaraan yang digunakan pelaku diketahui merupakan Yamaha Jupiter berwarna putih.
Menurut informasi, dua pelaku mengenakan masker, sementara dua lainnya tidak menutupi wajahnya. Aksi para pelaku berlangsung cepat.
Para pelaku memepet kendaraan korban hingga terjatuh ke jalan. Setelah korban terjatuh, para pelaku langsung berusaha membawa kabur sepeda motor milik korban.
Namun korban tidak tinggal diam dan berusaha mempertahankan kendaraannya. Perlawanan tersebut justru membuat pelaku bertindak semakin brutal.
Salah seorang pelaku kemudian mengayunkan sebilah parang ke arah korban. Tebasan senjata tajam itu mengenai lengan kanan dan paha kanan korban hingga menyebabkan luka terbuka dan mengeluarkan darah.
Selain mengalami luka bacok pada tangan dan paha, korban juga mengalami memar pada bagian pantat serta merasakan sakit di bagian kepala akibat kekerasan yang dialaminya saat kejadian.
Setelah berhasil melumpuhkan korban, para pelaku kemudian membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban.
Barang yang dirampas antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2025 dengan nomor polisi BM 2305 ACJ.
Tak hanya itu, pelaku juga membawa sebuah tas berwarna hitam yang berisi satu unit laptop merek Axioo Hype 10 warna abu-abu dan satu unit AirPods merek Oppo warna putih.
Usai kejadian, korban segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla
-
Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile
-
Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah
-
Polisi Bunuh Ibu Kandung: Dinas di Biddokkes Polda Riau, Punya Riwayat Kontrol di RSJ
-
Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung