- Era mobil listrik 100 jutaan bukan lagi fiksi ilmiah.
- Pasar mobil ini semakin matang, dengan banyak penawaran.
- Mobilitas harian menjadi bersih, senyap, dan super efisien.
SuaraRiau.id - Mimpi memiliki mobil listrik bagi kaum urban di Indonesia ternyata bisa terwujud karena harganya masih terjangkau di kisaran 100 jutaan.
Bagi siapa pun yang mendambakan kendaraan super irit, minim perawatan, dan sangat lincah untuk bermanuver di jalanan kota yang kejam, mobil listri bisa menjadi pilihan.
Lupakan sejenak bisingnya knalpot dan antrean di SPBU karena inilah masa depan mobilitas personal yang cerdas dan efisien.
Berikut 3 rekomendasi mobil listrik 100 jutaan yang menjadi pilihan paling logis di awal 2026.
1. BYD Atto 1
Menurut Momobil, BYD Atto 1 merupakan model mobil listrik terbaru dari BYD yang dirancang khusus untuk segmen kendaraan perkotaan yang ringkas namun sarat teknologi.
Dimensi mobil ini kompak, dengan panjang 3.925 mm, lebar 1.720 mm, dan tinggi 1.590 mm, menjadikannya lincah untuk bermanuver di jalanan padat perkotaan.
BYD Atto 1 ditenagai oleh motor listrik jenis Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) yang menghasilkan tenaga puncak 55 kW dan torsi maksimal 135 Nm.
2. Wuling New Air EV
Wuling Air EV adalah pemain utama di segmen mobil listrik terjangkau. Desain future-tech kompak (panjang 2.974-3.000 mm) membuatnya mudah manuver di jalan sempit atau parkir di kota padat.
Mobil listrik ini mempunyai ground clearance cukup untuk polisi tidur tanpa khawatir mentok, ideal untuk lalu lintas Jakarta yang unpredictable.
Wuling Air EV memiliki banyak pilihan warna yang memberi fleksibilitas gaya tanpa terlihat monoton, dengan catatan warna asli mungkin sedikit berbeda untuk nuansa lebih hidup.
3. Seres E1
Seres E1 menyasar segmen mobil listrik kompak. Model ini menawarkan beberapa fitur menarik yang menjadikannya pilihan alternatif yang patut diperhitungkan.
Mobil ini memiliki ground clearance 135 mm yang cukup untuk polisi tidur, meski kurang ideal untuk banjir besar.
Dengan dimensi 3.030 mm (panjang) x 1.495 mm (lebar) x 1.640 mm (tinggi) dan wheelbase 1.960 mm, Seres E1 sangat lincah untuk manuver di jalan sempit atau parkir di ruang terbatas.
Dengan mode Eco, efisiensi daya maksimal di kemacetan, sementara mode Sport (top speed 100 km/jam) cocok untuk tol pendek.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Terjadi Lagi, Gajah Mati Ditemukan di TNTN: Diduga Akibat Infeksi Terkena Jerat
-
Mahasiswi Dibacok, DPR Desak Evaluasi Keamanan Kampus UIN Suska Riau
-
Pembacokan Mahasiswi UIN Suska: Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Terpikat Sejak Sama-sama KKN!
-
3 Fakta Baru Mahasiswa Bacok Mahasiswi UIN Suska: Asah Kapak dan Parang, Niat Aniaya Sejak 2025!
-
Viral Kronologi Pembacokan di UIN Suska Riau, Dari Niat Baik Berujung Obsesi Mematikan