Direktur Eksekutif Bahtera Alam, Harry Oktavian. [Ist]
Baca 10 detik
- Menhut Raja Juli memberikan SK Indikatif Hutan Adat di Kuansing.
- Ini momen penting bagi penguatan budaya dan keberlanjutan lingkungan.
- Sejalan dengan itu, Bahtera Alam mengungkap potensi besar di Riau.
Pemerintah melalui skema Perhutanan Sosial telah mengatur mekanisme pengakuan dan perlindungan Masyarakat Hukum Adat dan Penetapan hutan adat. Program ini memberi masyarakat adat akses legal untuk mengelola hutan adat secara berkelanjutan.
Dalam rencana nasional, pemerintah bahkan menargetkan 1,4 juta hektare hutan adat dapat diakui dan ditetapkan pada periode 2025–2029. sebagai bagian dari strategi nasional untuk memperkuat tata kelola hutan dan memberdayakan masyarakat adat.
"Pengakuan ini bukan hanya soal legalitas, tetapi juga tentang mengembalikan ruang hidup masyarakat adat dan memastikan hutan tetap menjadi penopang kehidupan generasi mendatang," tutur Harry.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
UAS Beberkan soal Rekaman KPK, Sebut Abdul Wahid Ngaku Diancam
-
UAS Jadi Saksi Sidang Abdul Wahid, Ruangan Didominasi Pengunjung Emak-emak
-
Wanita di Pelalawan Ditusuk Puluhan Kali, Minta Tolong ke Rekan Kerja lewat WA
-
Abdul Wahid Disebut Berulang Kali Larang Tim Campuri Proyek di PUPR Riau
-
'Aktivis' di Pekanbaru Ditangkap Terkait Pemerasan, Modus Take Down Berita