Direktur Eksekutif Bahtera Alam, Harry Oktavian. [Ist]
Baca 10 detik
- Menhut Raja Juli memberikan SK Indikatif Hutan Adat di Kuansing.
- Ini momen penting bagi penguatan budaya dan keberlanjutan lingkungan.
- Sejalan dengan itu, Bahtera Alam mengungkap potensi besar di Riau.
Pemerintah melalui skema Perhutanan Sosial telah mengatur mekanisme pengakuan dan perlindungan Masyarakat Hukum Adat dan Penetapan hutan adat. Program ini memberi masyarakat adat akses legal untuk mengelola hutan adat secara berkelanjutan.
Dalam rencana nasional, pemerintah bahkan menargetkan 1,4 juta hektare hutan adat dapat diakui dan ditetapkan pada periode 2025–2029. sebagai bagian dari strategi nasional untuk memperkuat tata kelola hutan dan memberdayakan masyarakat adat.
"Pengakuan ini bukan hanya soal legalitas, tetapi juga tentang mengembalikan ruang hidup masyarakat adat dan memastikan hutan tetap menjadi penopang kehidupan generasi mendatang," tutur Harry.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis
-
Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk
-
Riau Masih Dikepung Asap, Apa Kabar Janji Prabowo Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda?
-
Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026
-
Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya