SuaraRiau.id - Provinsi Riau punya kekayaan kulinernya yang tidak hanya menawarkan hidangan lezat tetapi juga minuman-minuman khas yang menyegarkan.
Tiga di antaranya memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi tren minuman kekinian dan ide bisnis yang menjanjikan.
Dengan sentuhan inovasi pada rasa, penampilan, dan strategi pemasaran, minuman tradisional ini siap merebut hati konsumen modern.
Berikut 3 minuman khas Riau yang bisa menjadi inspirasi bisnis minuman kekinian.
1. Es Laksamana Mengamuk
Konsep Tradisional: Es Laksamana Mengamuk adalah minuman yang terbuat dari buah mangga kweni yang dipotong dadu, dipadukan dengan santan, gula dan es batu.
Rasanya yang manis legit dengan aroma khas mangga kweni menjadi daya tarik utamanya.
Inovasi kekinian:
Deconstructed Laksamana
Baca Juga: 3 Kuliner Khas Riau yang Cocok Jadi Tren Kekinian, Bisa untuk Ide Bisnis!
Sajikan secara berlapis (layered) dalam gelas transparan. Mulai dari jus mangga, potongan mangga segar, santan yang sudah di-infused dengan daun pandan, dan diberi topping es krim vanila atau kelapa.
Laksamana Smoothies Bowl
Ubah menjadi smoothies bowl yang lebih sehat. Blender daging mangga dengan sedikit santan dan yogurt, lalu sajikan dalam mangkuk dengan topping granola, potongan buah tropis lainnya, dan biji selasih.
Laksamana Boba Fusion
Manfaatkan tren boba dengan menambahkan boba rasa mangga atau kelapa ke dalam minuman Laksamana Mengamuk yang sudah dimodernisasi dengan susu evaporasi untuk rasa yang lebih creamy.
Peluang bisnis:
Gerai minuman ini bisa menargetkan kalangan milenial dan Gen Z yang menyukai minuman fotogenik dan bercita rasa tropis.
Penggunaan bahan-bahan segar dan premium seperti mangga berkualitas tinggi dan santan segar bisa menjadi nilai jual utama.
Kemasan yang modern dan Instagrammable akan sangat mendukung promosi di media sosial.
2. Es Air Mata Pengantin
Konsep Tradisional: Minuman ini sejatinya adalah simbol kebahagiaan yang sering disajikan di acara pernikahan.
Es Air Mata Pengantin terdiri dari serutan agar-agar berwarna-warni (merah, kuning, hijau), biji selasih, dan sirup cocopandan.
Inovasi kekinian:
Jeli Berperisa Alami
Ganti pewarna buatan dengan jus buah alami untuk setiap warna jeli. Misalnya, jus stroberi untuk warna merah, jus mangga untuk kuning, dan jus pandan-suji untuk hijau. Ini akan menambah nilai kesehatan dan rasa yang lebih otentik.
Kreasi Topping Modern
Selain biji selasih, tambahkan topping kekinian seperti nata de coco, potongan leci, popping boba aneka rasa, atau bahkan cheese foam untuk sentuhan gurih yang unik.
Sajikan dalam Kemasan Unik
Gunakan kemasan seperti standing pouch atau botol-botol lucu yang mudah dibawa. Tampilan warna-warni dari jeli akan menjadi daya tarik visual yang kuat.
Peluang bisnis:
Bisnis Es Air Mata Pengantin versi modern ini dapat menyasar target pasar keluarga dan anak-anak muda.
Penekanan pada penggunaan bahan alami dan variasi topping yang banyak akan memberikan keunggulan kompetitif.
Nama yang unik dan penuh cerita juga bisa menjadi modal kuat untuk branding.
3. Es Lancang Kuning
Konsep Tradisional: Dinamakan sesuai lambang kebesaran Riau, minuman ini berbahan dasar buah mangga, biasanya jenis harum manis, yang dijus dan seringkali ditambahkan sari kelapa atau nata de coco.
Inovasi kekinian:
Spicy Mango Tango
Tambahkan sedikit sentuhan "pedas" dari irisan cabai atau bubuk cabai berkualitas pada pinggiran gelas untuk memberikan sensasi rasa yang mengejutkan, mirip dengan tren rujak mangga.
Lancang Kuning Yakult
Gabungkan jus mangga dengan Yakult atau minuman probiotik sejenis untuk menciptakan rasa manis, asam, dan segar yang baik untuk pencernaan.
Herbal Infused Mango
Tambahkan infusi herbal seperti daun mint atau serai ke dalam jus mangga untuk memberikan aroma dan rasa yang lebih kompleks dan menyegarkan.
Peluang bisnis:
Dengan menonjolkan kesegaran dan inovasi rasa yang berani, Es Lancang Kuning modern bisa menarik perhatian konsumen yang gemar mencoba hal-hal baru.
Peluangnya besar untuk dijual di festival kuliner, bazar, atau sebagai menu andalan di kafe-kafe bertema tropis.
Strategi branding bisa mengangkat cerita di balik nama "Lancang Kuning" yang heroik, dikemas dengan desain yang modern dan berani.
Berita Terkait
-
Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025
-
Ide Bisnis Tanpa Modal untuk Mahasiswa, Mengasah Skill Sambil Menambah Penghasilan
-
10 Ide Jualan Pinggir Jalan Paling Laris dengan Modal Kecil
-
Ide Kecil Bisa Jadi Dampak Besar: Cara Mahasiswa Ubah Gagasan Jadi Bisnis Berkelanjutan
-
Tak Cuma Networking, Ini Dia Acara yang Bisa Bikin Kamu Pulang Bawa Ide Segar!
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
-
Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
Terkini
-
2 Kambing Warga Benteng Hulu Siak Mati, Ditemukan Banyak Jejak Harimau
-
3 Sedan Toyota Bekas Nyaman untuk Ibu Rumah Tangga, Fungsional dan Berkelas
-
BRI Berdayakan Lebih dari 42 Ribu Klaster Usaha untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Digerebek, Tiga Polisi Bengkalis Ketahuan Pesta Narkoba di Hotel
-
Penerimaan Pajak 2025 Sektor Pertanian di Riau Meningkat Gara-gara Sawit