Dua ekor sapi diketahui berjenis kelamin jantan itu, mati dengan kondisi mengenaskan.
Keduanya ditemukan mati di perkebunan kelapa sawit milik warga.
Sapi berwarna coklat gelap ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tubuh sapi dibagian belakang ditemukan sudah tidak utuh.
Sedangkan, sapi berwarna coklat terang, ditemukan mati dengan luka terkaman dibagian leher. Namun, kondisinya tubuh sapi tersebut masih utuh.
Penghulu Kampung Mengkapan Muhir membenarkan kejadian tersebut.
Dia menyebut bahwa beberapa hari yang lalu, ada warga melihat seekor harimau tidak jauh dari kejadian ditemukan 2 ekor sapi yang mati tersebut.
"Sapi yang mati dipelihara oleh warga kami, namun dia bukan pemiliknya. Kondisi sapi yang ditemukan cukup mengenaskan," katanya.
Atas kejadian itu, pihak pemerintah kampung telah melaporkan kejadian tersebut ke camat Sungai Apit.
"Kami imbau warga meningkatkan kewaspadaannya, terutama di jam-jam hewan buas tersebut muncul, seperti waktu magrib dan pagi hari," katanya.
Baca Juga: Sempat Serang Pekerja hingga Tewas, Harimau di Pelalawan Akhirnya Dievakuasi
Sementara itu, camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar mengaku, sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.
"Sudah kami laporkan ke BBKSDA dan BPBD Siak," terang dia.
Harimau intai kandang ayam
Peristiwa harimau sumatera menyasar hewan ternak milik warga kerap terjadi di wilayah Siak.
Pada Selasa (4/2/2025) malam, seekor harimau terekam kamera terlihat mengitari kandang ayam di sekitar tempat tinggal pekerja.
Kapolsek Sungai Apit, AKP Rinaldi mengungkapkan jika harimau sumatera dewasa tersebut muncul dan terekam sedang mendekati kandang ayam yang berada di sekitar tempat tinggal pekerja.
Berita Terkait
-
Pramono Anung Tinjau Ragunan Usai Viral Harimau Kurus
-
Pramono Ungkap Asal Usul Harimau Titipannya di Ragunan: Namanya Raja, Pakan Bayar Sendiri
-
Cek Langsung Harimau Viral Kurus di Ragunan, Pramono: Itu Video Waktu Covid, Sekarang Sangat Sehat
-
Pramono Sebut Harimau Kurus Viral di Ragunan Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya
-
Kenapa Harimau Masuk ke Permukiman? Pakar Beri Penjelasannya
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
BRInita dan Desa BRILiaN Dapat Penghargaan, Bukti BRI Berperan Strategis dalam Pembangunan
-
5 Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Reputasi Mesin Bagus dan Harga Jual Stabil
-
Riau Jadi Penyumbang Utama Produksi Minyak se-Indonesia
-
Jalan Lintas Padang-Bukittinggi Longsor, Jalur Lembah Anai Tak Bisa Dilewati
-
6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan