Perhatikan dengan saksama alamat tautan yang ada di hadapanmu. Tautan asli DANA Kaget biasanya berasal dari domain resmi DANA, yaitu link.dana.id. Jika ada keraguan, sebaiknya urungkan niat untuk mengklik tautan tersebut ya!
Untuk jaga-jaga dan tahu informasi terbaru, ikuti juga akun media sosial resmi DANA untuk mendapatkan informasi DANA Kaget yang terpercaya. Selain itu, kamu juga bisa memantau aplikasi DANA secara berkala.
2. Jangan berikan informasi pribadi
Ingat, DANA tidak akan pernah meminta informasi pribadi seperti kata sandi, PIN, atau kode OTP saat membagikan DANA Kaget. Jika ada pihak yang meminta informasi tersebut, bisa dipastikan itu adalah penipuan.
Jangan pernah memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal, baik melalui tautan, pesan, atau telepon. Informasi pribadi tersebut bisa disalahgunakan untuk tindakan kriminal.
3. Waspadai tawaran menggiurkan
Tawaran DANA Kaget dengan nominal yang terlalu besar atau tidak masuk akal patut dicurigai lho. Waspadai tawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Bisa jadi itu hanya penipuan.
Ingat, jangan mudah tergiur dengan iming-iming hadiah yang tidak jelas. Pastikan kamu memahami syarat dan ketentuan program DANA Kaget yang akan kamu ikuti.
Catatan: Artikel ini hanya informasi seputar saldo DANA Gratis yang bisa dimanfaatkan untuk menambah penghasilan. Namun segala risiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab Suara.com. Jika ada link Dana Kaget yang tercantum bukan dari DANA Indonesia atau PT Espay Debit Indonesia Koe, maka link tersebut disebarkan oleh para donatur yang menggunakan aplikasi Dana sebagai wadah.
Baca Juga: Kejutan Saldo DANA Kaget Gratis Hari Ini, Bisa Buat Tambahan Traktir Ngopi
Berita Terkait
-
Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG
-
Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan
-
CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%
-
Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai
-
OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH
-
Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?