Asal-usul nama Fatah
Nama panggilan Fatah ternyata punya cerita tersendiri bagi Parisman Ihwan. Semua berawal dari dirinya yang meminjam motor temannya ketika remaja.
Namun, Iwan memakai motor pinjamannya tersebut untuk ugal-ugalan di Jalan Diponegoro Pekanbaru. Suatu saat, dia mengalami kecelakaan yang menyebabkan tangan sebelah kiri patah.
Akan tetapi, kondisi patah tangan tak menghentikan jiwa mudanya sebagai pembalap jalanan. Kader Golkar tersebut tetap memakai motor walau hanya mengandalkan tangan kanan saja karena tangan kiri nya di-gibs.
Kondisi tersebut kemudian membuat jatuh lagi dan kedua tangannya patah. Sejak itulah dia dipanggil Iwan Fatah.
Sebelumnya Gubri Wahid mengenalkan Iwan Fatah akan maju dalam pemilihan Ketua Golkar Riau saat menghadiri buka bersama bersama NasDem Riau.
"Parisman Ihwan ini jargonnya petarung. Saya tidak tahu apakah dia bisa memenangkan pertarungan kali ini atau tidak, tapi kali ini kita ujilah Pak, beliau ini calon Ketua Golkar (Riau)," ujar Gubri Wahid dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Pernyataan Abdul Wahid pun menjadi unik lantaran mengenalkan Parisman Ihwan yang bakal maju di pemilihan Ketua Golkar Riau.
Wahid tidak menggaungkan wakilnya, SF Hariyanto yang disebut akan maju nahkodai partai berlambang pohon beringin di Riau.
Baca Juga: Bukan SF Hariyanto, Gubri Wahid Malah Kenalkan Parisman Ihwan sebagai Calon Ketua Golkar
Sementara itu, Wakil Ketua DPD Golkar Riau, Ihsan mengungkapkan jika berencana menggelar Musyawarah Daerah (Musda) setelah Idul Fitri, yakni pada pertengahan April 2025 mendatang.
Ihsan menyebut, salah satu pembahasan dalam agenda tersebut adalah pemilihan calon Ketua di DPD Golkar Riau.
"Rencana kami menggelar Musda pada pertengahan April. Karena rencananya Ketua Umum (Golkar) akan hadir, jadi kami juga sudah sounding dengan provinsi lain agar agendanya tidak berbenturan," ungkap dia.
Ihsan menjelaskan, Golkar Riau membuka kesempatan bagi para kader untuk mencalonkan diri.
Namun, saat ini baru nama Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto yang muncul ke publik.
Menjelang Musda, dukungan di kalangan pengurus dan kader Golkar Riau terbelah. Sebagian mendukung Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto, sementara sebagian lainnya mendukung Parisman Ihwan.
Berita Terkait
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
5 Fakta Kasus Pemerasan Gubernur Riau: dari OTT hingga Ajudan Jadi Tersangka
-
Terjaring OTT Proyek Daerah, Kasus Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Segera Disidang
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertumbuhan Kredit dan DPK Tetap Tinggi, BRI Sebut Kepercayaan Publik Terjaga
-
PNM dan KPPPA Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Pemberdayaan Perempuan di Bajawa
-
BRI Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Wacana Buyback Saham BUMN
-
Cerita 6 Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Jelang Sidang, Dua Masih Buron
-
Pekanbaru Hadirkan Parkir Gratis selama 3 Hari: Mal hingga Rumah Sakit