SuaraRiau.id - Sosok Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid tengah menjadi sorotan seiring dengan pengakuannya yang menyebut merasa pusing tujuh keliling karena defisit APBD 2025.
Abdul Wahid mengaku Riau mengalami defisit anggaran hampir tiga kali lipat dari prediksi.
Adapun defisit anggaran sebesar Rp1,3 triliun tersebut ditambah dengan tunda bayar mencapai Rp2,21 triliun. Sehingga, jika ditotalkan, defisit APBD Riau 2025 mencapai Rp3,5 triliun lebih.
Dia mengungkapkan jika dari gubernur-gubernur sebelumnya, belum pernah ada tunda bayar sampai Rp2,21 triliun lebih. Biasanya hanya Rp200 miliar, Rp250 miliar.
"Ini membuat kepala saya pusing tujuh keliling. Di nol kan pun kegiatan tahun ini, tetap tidak cukup untuk melunasi tunda bayar itu," kata Wahid dalam Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026.
Politisi PKB ini menuturkan bahwa defisit anggaran di sektor tunda bayar ada lebih dari Rp2,2 triliun sementara kemampuan APBD Riau secara ril hanya Rp8 triliun.
"Belanja pegawai lebih kurang Rp4 triliun, defisit anggaran sekitar Rp1,3 triliun, artinya kita mengalami defisit secara keseluruhan sebesar Rp3,5 triliun," terang Wahid.
Pernyataan Wahid pun menggemparkan karena kejadian ini merupakan sejarah kelam bagi Bumi Lancang Kuning.
Berikut ini profil Abdul Wahid, Gubernur Riau yang mengaku pusing tujuh keliling dengan defisit anggaran.
Baca Juga: Gubri Wahid Pusing Mikirin Defisit APBD: Omongan Syamsuar Terbukti, Sempat Diejek SF Hariyanto
Profil Abdul Wahid
Abdul Wahid lahir 21 November 1980 di Dusun Anak Peria Desa Belaras, Mandah, Indragiri Hilir, Riau. Ia memiliki dua anak dari istri Henny Sasmita.
Politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota DPR-RI periode 2019 hingga 2024 mewakili dapil Riau II. Dia merupakan kader PKB.
Saat ini, Wahid menjabat sebagai Gubernur Riau dan SF Hariyanto sebagai wakilnya. Bersama SF Hariyanto, Wahid mendapat dukungan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pilkada Riau.
Abdul Wahid merupakan politisi yang terbilang muda di Riau. Sudah tiga periode duduk sebagai legislator baik di tingkat provinsi hingga ke Senayan.
Daerah pemilihan Riau II yang meliputi Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kuantan Singingi.
Berita Terkait
-
Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik
-
Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat
-
Warga Ingin Piknik Gratis di Ancol, DPRD DKI Sebut APBD Belum Mampu
-
Realisasi Belanja APBD DKI Baru 54,39 Persen, Pramono Anung Ingatkan soal Penumpukan Anggaran
-
491 Daerah Tak Mampu Tutup Belanja Pegawai Pakai PAD, Ketergantungan ke Pusat Terungkap
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu
-
Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut
-
Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto
-
Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden
-
Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan