SuaraRiau.id - Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sudah mendekati tahap pencoblosan, tahapan kampanye yang sedang berjalan sekarang sudah hampir memasuki tahapan kampanye rapat umum.
Beberapa logistik Pilkada pun sudah diterima dan sudah ditempatkan di gudang logistik KPU Siak.
Untuk memastikan keamanan logistik, Rabu (23/20/2024) pagi, Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi didampingi Kabagops, Kasatintel dan Kapolsek Siak, Komisioner KPU serta Bawaslu melakukan pengecekan pengamanan gudang logistik KPU Siak.
Kapolres langsung mengecek kondisi logistik yang sudah berada di gudang dan seluruh personel pengamanan baik dari Polri maupun dari internal KPU Siak.
"Kita menempatkan satu regu pengamanan yang terus melekat 24 jam dari Polri ditambah personel dari KPU untuk mengamankan gudang logistik ini," ucap Asep.
Dia juga mengatakan, personel pengamanan wajib melaporkan situasi setiap beberapa jam sekali melalui Aplikasi HT yang diinisiasi Kapolres.
"Selain CCTV, personel pengaman wajib melaporkan situasi gudang ke Posko Polres beberapa jam sekali memalui aplikasi yang sudah kami siapkan," ujar Kapolres.
Menurut Asep, keamanan gudang logistik salah satu yang menjadi prioritas utama, gudang logistik KPU Siak telah menampung atau menyimpan sebanyak 3.316 bilik suara, 1.686 kotak suara, 344.475 lembar surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Siak + 2.000 lembar untuk PSU dan 344.475 lembar surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.
"Kesiapan distribusi logistik terus digenjot oleh KPUD Siak, kami juga memastikan pengamanan baik digudang maupun pengawalan perpindahan logistik tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Pilkada 2024, Kapolres Siak Ingatkan Personel Jaga Netralitas dan Integritas
Dalam rangka menjaga keamanan, petugas kepolisian dari satgas preventif masif melakukan patroli secara rutin di objek objek vital selama Pilkada Siak, seperti Kantor KPUD, Bawaslu, kantor partai dan posko pemenangan serta gudang penyimpanan logistik.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan. Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada petugas kepolisian terdekat," pesan Asep.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
-
Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka
-
Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta PengusahaUltramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis