SuaraRiau.id - Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Edy Natar Nasution- Dastriany Bibra akan mendaftar di KPU Pekanbaru pada Kamis (29/8/2024).
Edy Natar memang gagal menjadi Calon Gubernur Riau, namun ia mengatakan jika dalam mengabdi tidak mengenal adanya kelas apa lagi turun kelas.
"Yang penting seorang pemimpin itu, apakah gubernur, bupati, wali kota tidak boleh tersandera oleh apapun," katanya dalam penyerahan Surat Dukungan dari Nasdem dan PPP di Kantor DPD Nasdem Pekanbaru, Rabu (28/8/2024).
Edy Natar lalu mencontohkan Andika Perkasa, mantan Panglima TNI yang maju sebagai Calon Gubernur Jawa Tengah.
Oleh sebab itu, ketika Edy gagal menjadi Calon Gubernur, dirinya tidak kecewa karena apa yang dilakukan sudah sesuai dengan prinsif-prinsif yang benar.
"Nah, karena ketika menjadi Calon Wali Kota sesuai dengan prinsif dan kebenaran yang kita yakini, makanya dengan mengucap Bismillahirahmannirohim saya siap untuk bertarung,'' ujarnya.
Bersama Dastriany Bibra, Edy mengusung misi yakni Terwujudnya Pekanbaru sebagai Kota yang Agamis Unggul dan Bermartabat.
Pasangan ini diperkirakan akan menjadi kuda hitam yang berpotensi untuk memenangkan Pilkada Pekanbaru pada November 2024 mendatang.
Majunya Mantan Dandrem 031 Wirabima di menit-menit terakhir sebagai Bakal Calon Wali Kota Pekanbaru memang sangat mengejutkan.
Baca Juga: Dua Paslon Daftar Pilkada Riau Hari ini, Abdul Wahid-SF Hariyanto Diantar UAS
Edy Natar dipandang masyarakat sebagai Balon Wali Kota alternatif dalam kepemimpinan kota Bertuah ke depan karena dinilai selain visionir, bersih, berkapasitas, integritas, agamis dan tak pernah terjerat kasus hukum seperti korupsi.
Seperti yang disampaikan tokoh masyarakat Zulkarnain Kadir, pasangan Edy Natar-Dastrany yang pertama jauh dari masalah hukum.
Kedua, merupakan individu yang agamis, merakyat serta berpengalaman di bidang pemerintahan dan pertahanan.
"Pekanbaru memerlukan pemimpin yang tidak hanya tergas tetapi juga siap berkerja keras untuk mengatasi masalah Kota Pekanbaru seperti banjir, sampah, parkir yang semrawut dan lain-lain," ungkap Zulkadir.
Berdasarkan informasi yang diterima, selain Edy Natar-Dastriani Bibra, ada Agung Nugroho-Markarius yang diusung Demokrat dan PKS, Istiawati Ayus-Taufikurahman diusung PKB dan Hanura, Muflihun-Ade Hartati diusung Gerindra, PAN, PSI, Gelora dan Prima serta Ida Yulista-Kharisman diusung Golkar dan PDIP.
Berita Terkait
-
Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi
-
Ratusan Pedagang STC Demo HGB Ruko, Wali Kota Pekanbaru Angkat Bicara
-
Sekda Baru dan 6 Pejabat Eselon Pemkot Pekanbaru Dilantik, Ini Nama-namanya
-
BRI Cetak Wirausaha Baru, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Bisnis