SuaraRiau.id - FI (32), pelaku perampokan di gerai BRI Link di Pelalawan mengaku mempergunakan uang hasil kejahatannya untuk membayar hutang kepada teman-temannya.
"Pelaku seorang satpam. Uang itu sebagian sudah digunakannya untuk bayar utang. FI ditangkap di tempat kerjanya sekitar pukul 10.00 Wib," kata Ditreskrimum Polda Riau Kombes Asep Darmawan kepada awak media, Jumat (16/8/2024).
Asep juga menjelaskan bahwa utang yang dibayar itu beragam, mulai dari Rp300 ribu hingga Rp25 juta.
"Pelaku ini mengaku sering bermain judi online jenis slot dan karena itu banyak berutang. Kami akan dalami lagi," ujarnya.
Kaos bertulis Polantas
Perihal kaos polisi yang digunakan, Asep menjelaskan bahwa seragam itu memang yang biasa digunakan Polantas sebagai dalaman saat bertugas.
"Pengakuan pelaku, baju itu ia dapat dari mantan pacarnya yang diberikan saat masih SMA. Baju itu juga sering dipakainya sehari-hari saat bekerja sebagai Satpam," ungkap Asep.
Lebih lanjut, Ditreskrimum mengatakan selain kaos itu celana dan sepatu yang digunakan merupakan yang biasa digunakan di tempat tersangka bekerja.
"Saat ditangkap, uang yang tersisa sebanyak Rp34 juta dengan rincian di rekeningnya 12 juta dan di tangan Rp22 juta. Saat ditangkap FI mencoba kabur dan melawan petugas sehingga diberi tindakan tegas dan terukur (ditembak) sebanyak 2 kali," jelas Asep.
Baca Juga: Perampok Berkaos Polantas di BRI Link Pelalawan Ditangkap, Ternyata Ini Profesinya
Sebelumnya, Suara.com memberitakan perampokan uang Rp70 juta dari gerai BRI Link yang berada di Jalan Seminai, Pangkalankerinci terjadi pada Minggu (11/8/2024).
Kapolsek Pangkalankerinci AKP Viola Dwi Anggraini menyatakan jika pemilik gerai BRI Link telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelalawan.
Dijelaskan Kapolsek, pelaku melancarkan aksinya dengan modus berpura-pura menjadi nasabah bank. Kemudian menodongkan senjata tajam ke arah dua karyawan.
"Pelaku berpura-pura menarik uang, bolak-balik di lokasi itu dan mengambil uang sembari mengancam karyawan di sana dengan menggunakan senjata tajam seperti celurit," kata AKP Viola.
Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku mengenakan celana warna gelap dan kaos putih bertuliskan Polantas di lengan kanan dan kirinya.
Pria tak dikenal itu tampak menghampiri meja admin dan mengancam dengan menggunakan senjata tajam.
Berita Terkait
-
Update Karhutla Riau: Siak Tuntas, Kerumutan 4 Hari Tanpa Titik Api
-
Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
-
Komisi III DPR Desak Usut Tuntas Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur: Petugas Keamanan Garda Terdepan
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
Terkini
-
Bertambah, 19 Penerbangan Bandara Pekanbaru Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau
-
9 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal Dampak Erupsi Anak Krakatau
-
PSSI Pekanbaru Resmi Dilantik, Ungkap Strategi Bina Pemain Muda sejak Dini
-
Antrean Solar dan Pertalite Masih Mengular, Pemprov Riau Minta Tambah Kuota
-
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi